Tinggal Sekamar, Lelaki Ini Bunuh Pacarnya Pakai Boneka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO.CO, Bekasi : Di kantor Kepolisian Resor Kota Bekasi, Arifin terlihat murung. Alih-alih menjawab pertanyaan wartawan yang menemuinya Rabu, 3 Juni, ia merangkul polisi yang mengawalnya ke ruang tahanan. Polisi menjadikan karyawan sebuah perusahaan swasta itu sebagai tertuduh pembunuh Monica, 19 tahun, pacaranya sendiri, pada Senin lalu.

    Baca juga:

    Kisah Hitler: Wah, Rupanya Ada Partai Nazi di Indonesia

    Polisi mengetahui kematian Monica dari Arifin sendiri yang datang melaporkan bawa pacarnya itu tewas di kamar kosnya di Jalan Agus Salim, RT 2 RW 4, Bekasi Jaya, Bekasi Timur. Para penghuni kos menjadi saksi karena, untuk masuk ke kamarnya, Arifin meminta bantuan mendobrak pintunya. Di situlah jenazah Monica terbujur.

    Baca juga:
    Heboh di Porong: Cuma Buaya Jelmaan, Minta Sedekah Bumi?
    Kisah Adu Tembak: Kalahkan Australia, Ini Resep Tim TNI

    Polisi lalu memeriksa para saksi itu, termasuk Arifin. Menurut Kepala Kepolisian Resor Bekasi Komisaris Besar Daniel Tifaona, keterangan Arifin berbeda-beda dan bertolak belakang dengan kesaksian teman-teman kosnya. "Mungkin karena sudah tak kuat berbohong lagi, ia akhirnya mengaku membunuh Monica," kata Daniel. (Baca juga:

    Kepada polisi, Arifin bercerita bahwa pembunuhan terjadi setelah keduanya bertengkar. Sudah setahun ini ia dan Monica berpacaran. Selama itu pula, Monica kerap bertandang ke kamar kos Arifin. Dan mereka kerap bertengkar. Arifin kerap kesal karena mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta itu sering marah tanpa alasan dan banyak menuntut.

    Baca juga:
    Prostitusi & Inisial SB: Siti Badriah, Shinta Bachir Bicara
    Jokowi Ingin Gelar Ngunduh Mantu di Jakarta

    Puncaknya terjadi pada Senin lalu. Arifin naik pitam dan tak bisa menguasai diri. Ia membekap Monica dengan boneka panda selama 20 menit. "Korban meninggal karena kehabisan napas," kata Daniel.

    Setelah tubuh kekasihnya tak bergerak, Arifin berangkat ke kantor. Ketika pulang, ia pura-pura kesulitan masuk kamar kos, lalu meminta bantuan tetangganya mendobrak pintu. Kini Arifin harus mendekam di ruang tahanan polisi.

    ADI WARSONO

    Berita Menarik:
    Wow, Victoria Beckham Juga Pakai Batu Akik, dari Indonesia?
    Mengerikan, Saat Turis Wanita Tewas Diterkam Singa Afrika
    Dibuang ke Hutan, Bayi Ini Dimakan Semut Hidup-hidup

    Video:
    Ini Cara Unik Wanita Selundupkan Sabu ke Penjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.