1.700 Warga Rembang Menjadi Tenaga Kerja Pabrik Semen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kanan), didampingi Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto (kiri) saat peluncuran nama dan logo baru PT Semen Indonesia, di Surabaya, Senin (7/1). ANTARA/Eric Ireng

    Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kanan), didampingi Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto (kiri) saat peluncuran nama dan logo baru PT Semen Indonesia, di Surabaya, Senin (7/1). ANTARA/Eric Ireng

    TEMPO.COJakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mempekerjakan 1.700 warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sebagai tenaga kerja dalam proyek pembangunan pabrik semen.

    Warga Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mendapatkan pelatihan kerja oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Warga sekitar yang bekerja dalam proyek diberi pelatihan sebelum terjun menjalankan tugas, baik sebagai tukang, petugas keamanan, maupun tukang las.

    Saat ini, jumlah pekerja dalam proyek pembangunan pabrik semen Rembang berjumlah 2.000 orang. "Dari angka itu, sisanya 300 orang dari luar Rembang. Adapun 500 orang diambil dari lokasi terdekat atau ring 1. Totalnya nanti 4.000 orang," ujar Wahjudi Eko, Kepala Persiapan Operasi Pabrik Rembang, Sabtu, 30 Mei 2015.

    Pelatihan dimaksudkan untuk memberikan bekal keterampilan sehingga memiliki keahlian pada bidangnya. "Pekerjaan di sini memiliki risiko yang cukup besar. Makanya kami latih dulu sesuai dengan kemampuan," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.