Fluktuasi Harga Mempengaruhi Harga Patokan Ekspor Juni 2015

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wamen Pertanian Rusman Heriawan, memberikan penjelasan saat konfrensi press di kantor Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta, (24/7). Pemerintah menilai masih memaklumi adanya fluktuasi harga barang kebutuhan di masyarakat selama bulan puasa dan menjelang lebaran. Tempo/Aditia Noviansyah

    Wamen Pertanian Rusman Heriawan, memberikan penjelasan saat konfrensi press di kantor Kementrian Pertanian, Ragunan, Jakarta, (24/7). Pemerintah menilai masih memaklumi adanya fluktuasi harga barang kebutuhan di masyarakat selama bulan puasa dan menjelang lebaran. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Fluktuasi harga internasional masih mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor produk pertambangan hasil pengolahan yang dikenakan Bea Keluar periode Juni 2015.

    Dibandingkan dengan penetapan Harga Patokan Ekspor periode Mei 2015, sebagian besar mengalami kenaikan. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 37/M-DAG/PER/5/2015, tertanggal 25 Mei 2015.

    “Harga Patokan Ekspor produk pertambangan mulai mengalami kenaikan. Fluktuasi harga internasional menyebabkan naiknya Harga Patokan Ekspor produk pertambangan hasil pengolahan. Hampir seluruh produk pertambangan mengalami kenaikan cukup signifikan,” jelas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan.

    Sejumlah produk pertambangan hasil pengolahan yang dikenakan Bea Keluar adalah konsentrat tembaga, konsentrat seng, konsentrat timbal, konsentrat besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenite, serta konsentrat titanium lainnya.

    Perhitungan harga dasar Harga Patokan Ekspor untuk konsentrat besi dan mangan bersumber dari Asian Metal. Sedangkan konsentrat tembaga, konsentrat timbal, serta konsentrat seng berdasarkan bersumber dari London Metal Exchange.

    Kenaikan dialami sebagian besar produk. Produk konsentrat tembaga dengan kadar (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata 1.694,80 USD/WMT atau naik sebesar 2,62%; konsentrat bijih besi (hematit, magnetit, pirit) dengan kadar (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata 40,43 USD/WMT naik 17,12%; konsentrat bijih besi (gutit/laterit) dengan kadar (Fe ≥ 51% dan Al2O3 +SiO3 ≥ 10%) dengan harga rata-rata 14,60 USD/WMT naik 5,43%; konsentrat seng (Zn ≥ 52%) dengan harga rata-rata 580,52 USD/WMT naik 14,37%; dan konsentrat timbal (Pb ≥ 57%) dengan harga rata-rata 849,19 USD/WMT naik 9,27%.

    Sedangkan produk yang tidak mengalami perubahan harga dibandingkan Harga Patokan Ekspor periode sebelumnya adalah konsentrat mangan (Mn ≥ 49%), konsentrat ilmenite, dan konsentrat titanium.

    Menurut Partogi, penetapan Harga Patokan Ekspor periode Juni ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai intansi terkait.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.