Mimpi Jokowi Agar Cokelat Indonesia Juara Satu Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden RI, Joko Widodo (kiri) dan Ibu negara, Iriana Joko Wododo mendapatkan sambutan setelah tiba di Bandara Internasional Tokyo, Jepang, 22 Maret 2015. Jokowi tiba di Jepang untuk kunjungan kenegaraan. YOSHIKAZU TSUNO/AFP/Getty Images

    Presiden RI, Joko Widodo (kiri) dan Ibu negara, Iriana Joko Wododo mendapatkan sambutan setelah tiba di Bandara Internasional Tokyo, Jepang, 22 Maret 2015. Jokowi tiba di Jepang untuk kunjungan kenegaraan. YOSHIKAZU TSUNO/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo berharap produksi cokelat Indonesia dapat menjadi yang nomor satu dalam lima-enam tahun ke depan.

    "Saat ini produksi cokelat kita nomor tiga di dunia. Diharapkan dalam waktu lima-enam tahun bisa menjadi nomor satu," kata Presiden Jokowi setelah meresmikan pabrik smelter nikel di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopo, Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat, 29 Mei 2015. 

    Untuk dapat memacu produksi tersebut, Presiden menyerukan penyuntikan dana lagi guna meremajakan tanaman cokelat yang sudah tua.

    "Kalau peremajaan itu dilakukan secara konsisten, insya Allah, Indonesia bisa jadi nomor satu. Saya sudah beberapa kali ke lapangan penghasil cokelat. Saya lihat menjadi nomor satu bukan sesuatu yang sulit. Ini hanya masalah niat, mau atau tidak memberi perhatian ke petani cokelat," ujarnya.

    Presiden melanjutkan, jika memang berniat memberikan lebih banyak perhatian, pemerintah harus memasukkan anggaran untuk petani cokelat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

    "Kalau tidak keliru, tahun ini seluruhnya Rp 1,8 triliun. Saya tidak tahu yang diberikan ke pak gubernur berapa, tahun depan akan naik lagi. Targetnya, nomor satu di cokelat," ujar Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.