Manajemen BUMN Dituntut Profesional dan Bersinergi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 19 Januari 2015. Dalam rapat tersebut Menteri BUMN mengusulkan agar sebanyak 35 perusahaan pelat merah mendapatkan suntikan anggaran sebesar total Rp 48,01 triliun. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) dalam Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 19 Januari 2015. Dalam rapat tersebut Menteri BUMN mengusulkan agar sebanyak 35 perusahaan pelat merah mendapatkan suntikan anggaran sebesar total Rp 48,01 triliun. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengajak masyarakat membentuk konglomerat Indonesia dengan membangun  BUMN yang profesional dan dapat berkembang secara internasional. Dia mengatakan dalam mengelola modal negara, manajemen BUMN dituntut profesional dan bersinergi membangun bangsa.

    Dalam Memorandum of Understanding (MoU) sejumlah BUMN di Jakarta, Kamis, 28 Mei 2015, Rini Soemarno mengatakan demi mendorong BUMN menjadi konglomerat, perlu sinergi kuat untuk membangun negeri bersama-sama.

    Dengan sinergi, bukan hanya dapat beroperasi secara besar-besaran di Indonesia tapi juga beroperasi besar-besaran secara internasional. "BUMN itu adalah perusahaan yang dikelola secara profesional tapi modalnya negara yaitu modal rakyat yang artinya manajemen BUMN dituntut profesional tapi dituntut pula untuk memikirkan bangsa dan negara sehingga sekarang kita harapkan sinergi BUMN untuk membangun negeri," kata dia.

    Rini Soemarno mengatakan membangun negeri menjadi keutamaan BUMN sebagai agen pembangunan.  BUMN sendiri, kata Rini, adalah satu dari tangan dalam membangun negara, selain Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Rini mengingatkan, tantangan ke depan yang dihadapi BUMN akan makin berat namun itu juga menjadi peluang untuk menunjukkan kepada bangsa bahwa BUMN membanggakan dan berperan membangun bangsa

     

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.