Mudik Lebaran 2015, Garuda Siapkan 1,61 Juta Kursi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah membersihkan kabin pesawat Garuda Indonesia di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja tengah membersihkan kabin pesawat Garuda Indonesia di Garuda Maintenance Facilities (GMF) Cengkareng, Tangerang, 24 Februari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah menyiapkan 1,61 juta kursi pesawat untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan memenuhi harapan para pengguna jasa akan ketersediaan kursi pada musim Lebaran tahun ini.

    Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 27 Mei 2015, mengatakan 1,61 juta kursi penumpang itu akan tersedia pada arus balik dan arus mudik Lebaran 2015, yaitu mulai 9 Juli sampai 27 Juli 2015 atau periode H-8 sampai H+10 Lebaran.

    "Jumlah tersebut meningkat sebesar 8 persen dibanding periode yang sama tahun 2014 lalu sebanyak 1,49 juta kursi," katanya.

    Pujobroto mengatakan beberapa rute di dalam dan luar negeri mengalami permintaan peningkatan signifikan, karena itu pihaknya menambah kapasitas sebanyak 16.044 kursi, yaitu pada rute-rute dari Jakarta menuju Denpasar, Padang, Surabaya, Yogyakarta, Singapura, Hong Kong, Sydney dan Perth.

    "Penambahan kapasitas pada rute-rute tersebut dilaksanakan melalui dua cara, yaitu melalui pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft) dan pelaksanaan extra flight," katanya.

    Dia menyebutkan dari total 16.044 kursi tambahan tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan 10.620 kursi tambahan dari pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft) serta 5,424 tambahan kursi melalui penerbangan tambahan.

    Pengoperasian bigger aircraft tersebut, kata dia, dilaksanakan pada rute penerbangan dari Jakarta ke Denpasar (22 frekuensi), Padang (empat frekuensi), Surabaya (10 frekuensi), Singapura (44 frekuensi) dan Hong Kong (10 frekuensi), dari sebelumnya menggunakan pesawat B-737-800.

    Sementara itu, 32 penerbangan tambahan terbagi dalam 24 penerbangan ekstra di rute-rute domestik yaitu delapan pada rute Jakarta - Jogjakarta dan 16 pada rute Jakarta-Denpasar, serta delapan penerbangan ekstra di rute-rute internasional yaitu empat extra flight pada rute Jakarta ? Sydney dan empat extra flight pada rute Jakarta - Perth. Penerbangan extra flight menggunakan B-737-800 dengan kapasitas 162 kursi..

    "Sehubungan dengan pelaksanaan angkutan lebaran tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin," katanya.

    Para penumpang juga diimbau untuk menggunakan fasilitas "City Check-in" di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas "Web Check-in" dan "Phone Check-in" untuk menghindari antrean panjang di konter check-in bandara.

    "Terkait dengan kemacetan lalu-lintas yang sering terjadi ke arah bandara pada musim liburan, Garuda Indonesia juga mengimbau para pengguna jasa untuk dapat berangkat lebih awal ke bandara untuk kenyamanan dan menghindari keterlambatan," katanya.

    Pujobroto juga menghimbau agar para pengguna jasa memastikan nama yang tertera di tiket sudah sesuai dengan kartu identitas.

    "Ketika melakukan reservasi, pengguna jasa juga dihimbau untuk menyampaikan nomor telepon yang mudah dihubungi jika ada perubahan jadwal penerbangan," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.