Grup Telekomunikasi Asal Prancis Akuisisi Time Warner Cable  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christina Perri. Casey Rodgers/Invision for Time Warner Cable/AP

    Christina Perri. Casey Rodgers/Invision for Time Warner Cable/AP

    TEMPO.COJakarta - Grup telekomunikasi asal Prancis, Altice SA, tengah mengajukan peningkatan pagu utang untuk membeli Time Warner Cable Inc, operator televisi kabel terbesar kedua di Amerika Serikat. 

    Perseroan mengajukan proposal untuk meminta dukungan paket dana akuisisi. Meski demikian, paket pinjaman itu belum ditentukan, dan sejauh ini belum ada kepastian berapa nilai penawaran yang akan diajukan Altice kepada Time Warner.

    Menurut sumber Reuters, yang dilansir pada Sabtu, 23 Mei 2015, upaya tersebut sangat penting bagi Altice untuk memenangi persaingan mengakuisisi Time Warner. Pasalnya kini, Altice bersaing dengan Charter Communications Inc setelah penawaran dari Comcast Corp senilai US$ 45,2 miliar gagal.

    Upaya akuisisi Comcast Corp atas Time Warner karena terhalang kebijakan otoritas Amerika Serikat.‎ Altice dikabarkan tengah berdiskusi dengan sederet bank raksasa, seperti JPMorgan Chase & Co, Nomura Co Ltd, BNP Paribas SA, Societe Generale, Barclays Plc, dan Royal‎ Bank of Canada.

    Seorang sumber menuturkan pembiayaan tersebut bisa berupa surat utang berimbal hasil tinggi dalam denominasi dolar dan pinjaman tunai dalam dolar AS.

    Sementara itu, pemegang saham mayoritas Altice, Patrick Drahi, dikabarkan bertemu dengan Direktur Eksekutif Time Warner Robert Marcus di New York pada Rabu pekan lalu. ‎Namun kedua perusahaan enggan berkomentar. Begitu pula dengan perwakilan sejumlah bank yang dilibatkan dalam upaya akuisisi tersebut.

    ‎Sebelumnya, awal pekan lalu, Altice telah meneken kesepakatan pembelian perusahaan televisi kabel regional asal AS, Suddenlink Communications, senilai US$ 9,1 miliar. Akuisisi tersebut sekaligus menandai aksi korporasi pertama perseroan di Benua Amerika.

    Secara total, dalam 18 bulan terakhir, Altice menggelontorkan 36 miliar euro atau sekitar US$ 40 miliar untuk serangkaian akuisisi. Para analis utang menilai perseroan harus sangat berhati-hati dalam mengelola keuangannya. Bahkan lembaga pemeringkat Moody's pun tengah mengkaji prospek penurunan peringkat Altice setelah pembelian Suddenlink.

    ‎"Altice mungkin perlu menjual sahamnya jika ingin melakukan aksi korporasi besar dalam 12 bulan ke depan," ujar analis dari Moody's, Osant Jaeger.

    BISNIS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.