Menteri Perindustrian: Pembajakan Harus Dihentikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian Saleh Husin, memberikan sambutan dalam acara persemian pabrik baru PT Isuzu Motor Indonesia di Karawang Timur, Jawa Barat, 7 April 2015. TEMPO/Bambang Harymurti

    Menteri Perindustrian Saleh Husin, memberikan sambutan dalam acara persemian pabrik baru PT Isuzu Motor Indonesia di Karawang Timur, Jawa Barat, 7 April 2015. TEMPO/Bambang Harymurti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan praktek pembajakan harus dihilangkan agar industri musik dalam negeri yang saat ini sulit berkembang dapat maju.

    "Pendapatan yang seharusnya sebagai bentuk penghargaan bagi pelaku industri musik justru mengalir ke kantong para pembajak. Hal ini yang membuat pelaku industri murung," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin, 18 Mei 2015.

    Menurut dia, seiring dengan konsistensi para pemusik dan pelaku industri rekaman dalam berkarya, industri musik dalam negeri seharusnya dapat lebih maju serta menghidupi pekerja kreatif secara layak. Karena itu, perlu keberanian pemerintah dalam membasmi pembajakan.

    Menteri Husin mengatakan industri musik nasional telah menjadi tumpuan hidup perusahaan rekaman dan ribuan pemusik. Selain itu, pelaku industri ini secara konsisten mendesak pemerintah untuk bertindak tegas terhadap pembajak.

    "Jika mereka terus berkreasi di tengah maraknya pembajakan, ya jangan membuat pembajakan lantas dibiarkan. Seolah-olah pembajakan tidak berdampak bagi para pemusik. Harus diperangi," katanya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.