Lippo Targetkan Holland Village Tutup Rp500 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maket pemukiman pada pameran Real Estate Ekspo di JCC, Jakarta, Senin (26/10). Penjualan pemukiman ramah lingkungan mengalami kenaikan dan diprediksi akan lebih tinggi antara 20-30 persen. TEMPO/Adri Irianto

    Maket pemukiman pada pameran Real Estate Ekspo di JCC, Jakarta, Senin (26/10). Penjualan pemukiman ramah lingkungan mengalami kenaikan dan diprediksi akan lebih tinggi antara 20-30 persen. TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Lippo Group menargetkan pendapatan pra penjualan dari peluncuran perumahan Holland Village di Manado sebesar Rp500 miliar.

    Chief Executive Officer Lippo Homes Ivan Budiono menuturkan pemasukkan tersebut didapatkan melalui peluncuran sejumlah 520 hunian. Harga per unit dibanderol Rp600 juta - Rp1 miliar.

    “Pada peluncuran tahap pertama Juni 2015, kami melepas sekitar 270 unit terlebih dahulu. Harapannya semua bisa terserap pasar. Selebihnya kami tawarkan selang beberapa waktu,” tuturnya saat acara pengenalan proyek Holland Village Manado di Jakarta, Senin (18/5/2015).

    Holland Village Manado, lanjutnya, merupakan kawasan residensial dan komersial terpadu yang terdiri dari perumahan, hotel bintang tiga plus, pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit, serta berbagai fasilitas lainnya. Perusahaan menggelontorkan investasi Rp1,3 triliun untuk pengembangan properti di atas lahan seluas 11,6 hektar tersebut.

    “Total pengembangan 220.000 m2 yang terdiri dari kompleks residensial sebesar 80.000 m2, pusat perbelanjaan 26.000 m2 dan selebihnya untuk falitas,” ujarnya.

    Ada tiga tipe hunian yang ditawarkan mulai dari luas tanah 90 m2 dan luas bangunan 53 m2 sampai luas tanah 240 m2 dan luas bangunan 223 m2.

    Pada kesempatan yang sama, CEO Holland Village Manado Hendry Leo menyampaikan luas bangunan setiap unit hunian bisa ditambahkan sesuai permintaan konsumen. Penambahan ruang tersebut mencakup 2 kamar tidur di lantai 1 dan lantai 2.

    Perusahaan, lanjutnya, merencanakan serah terima unit kepada pembeli dilakukan dalam jangka waktu 1,5 tahun. Pihaknya pun sudah melepas nomor urut pembelian (NUP) dan kini mencapai 300 orang.

    Menurut Hendry, pengembangan infrastruktur Holland Village Manado sudah dimulai. Dana perusahaan yang terpakai sementara sekitar Rp200 miliar.

    “Kami sudah melakukan pengembangan dengan dana yang berasal dari kas perusahaan. Pembangunan hunian sendiri kira-kira dilakukan pada bulan Agustus 2015,” terangnya.

    Kelak, lanjutnya, kawasan hunian terpadu yang terletak di daerah Paniki-Kairagi tersebut akan menampung sekitar 5.000 penghuni. Melihat potensi pasar yang ada, perusahaan berencana memperluas lahan untuk pengembangan hunian lebih lanjut.

    Menurut Hendry lokasi Holland Village Manado cukup strategis karena jarak tempuh dari Bandara Internasional Sam Ratulangi berkisar 6 menit saja.

    Sebagai informasi, Holland Village merupakan proyek keempat Lippo Group di Ibukota Sulawesi Utara setelah Hotel Aryaduta, Manado Plaza, dan kawasan terpadu Monaco Bay.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.