Penghapusan Pajak, Alternatif dalam Revaluasi Aset BUMN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri) dan Anggota VII BPK Achsanul Qosasi, beri keterangan pada wartawan di kantor kementerian BUMN, Jakarta, 16 Januari 2015. BPK telah memeriksa 45 anak perusahaan dan diperoleh 801 temuan dan 1.294 rekomendasi, dengan rasio permasalahan yang berpotensi merugikan negara dan korporasi sebesar 62 persen. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri) dan Anggota VII BPK Achsanul Qosasi, beri keterangan pada wartawan di kantor kementerian BUMN, Jakarta, 16 Januari 2015. BPK telah memeriksa 45 anak perusahaan dan diperoleh 801 temuan dan 1.294 rekomendasi, dengan rasio permasalahan yang berpotensi merugikan negara dan korporasi sebesar 62 persen. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mempertimbangkan penyertaan modal negara dalam bentuk pajak bagi badan usaha milik negara (BUMN) dalam periode tertentu.

    Rini Soemarno, Menteri BUMN, mengatakan penyertaan modal negara dalam bentuk penghapusan pajak menjadi salah satu alternatif dalam revaluasi aset BUMN. Alternatif lainnya, BUMN tersebut dapat mencicil pajaknya hingga 10 tahun mendatang.

    “Kedua alternatif mengenai pembayaran pajak BUMN masih akan dibicarakan dengan Menteri Keuangan,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

    Rini menuturkan revaluasi aset menjadi salah satu topik pembicaraan yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan 119 direktur utama BUMN. Harapannya, hal tersebut dapat membuat perusahaan nasional lebih kuat.

    Sofyan Djalil, Menteri Koordinator Bidang perekonomian, mengatakan BUMN dapat segera melakukan revaluasi aset, untuk bersaing dengan perusahaan dunia. Pemerintah nantiya akan memikirkan mengenai pajak yang akan dikenakan kepada perusahaan yang telah melakukan revaluasi aset.

    “Kalau perlu revaluasi segera lakukan, karena aset BUMN banyak sekali yang belum dievaluasi. Soal pajak nanti kami pikirkan,” ujarnya.

    Presiden Jokowi sendiri menginginkan BUMN lebih kuat dan lebih lincah dalam memanfaatkan setiap peluang, serta tantangan yang ada. Salah satu caranya adalah dengan melakukan perbaikan, dan restrukturisasi organisasi perusahaan.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?