Kepolisian Palu Ungkap Penyelundupan Kakak Tua Jambul Kuning

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Melly Anne

    TEMPO/ Melly Anne

    TEMPO.CO, Jakarta - Upaya penyelundupan burung langka Kakatua Jambul Kuning berhasil diungkap pihak kepolisan dan petugas terkait di Palu. Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Pantoloan dan petugas dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kota Palu menggagalkan upaya penyelundupan burung langka Kakatua Jambul Kuning (cacatua sulphurea) pada razia penumpang kapal di Pelabuhan Pantoloan.

    Kepala Polres Palu AKBP Basya Radyananda di Palu, Senin 18 Mei 2015, mengatakan razia tersebut berlangsung pada 13 Mei 2015 di atas Kapal Dorolonda yang sedang bersandar di pelabuhan.

    Razia yang dipimpin Kepala Polsek Kawasan Pelabuhan Pantoloan AKP Irwansyah itu memeriksa secara detail setiap penumpang dan barang yang akan naik dan turun dari kapal.

    Saat pemeriksaan, Irwansyah meminta seorang penumpang berinisial SP untuk membuka sebuah tas plastik besar yang dibawanya dan setelah dibuka tas plastik itu berisi sarang semut.

    Irwansyah, yang masih curiga dengan barang bawaan itu, kemudian memeriksa lebih detail dan meminta pemilik barang mengeluarkan kardus tertutup di bawahnya. Setelah dibongkar isinya adalah seekor burung kakatua jambul kuning yang merupakan satwa liar dilindungi. Penumpang tersebut langsung diamankan polisi dan didata.

    Basya Radyananda mengatakan penyelundupan satwa langka itu melanggar Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

    Dia mengatakan penangkapan tersangka itu merupakan kewajiban kepolisian untuk mendukung setiap peraturan dan program pemerintah termasuk untuk melindungi dan melestarikan setiap satwa liar yang dilindungi.

    Dia juga meminta masyarakat untuk lapor ke aparat terdekat jika melihat upaya penyelundupan atau perdagangan satwa liar yang dilindungi.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?