Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Halaman Polres Bogor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas satuan Industri Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus (Satindag Dikrimsus) Polda Metro Jaya melakukan pengerebekan pembuatan miras oplosan di Pulogebang, Cakung Jakarta Timur, 16 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas satuan Industri Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus (Satindag Dikrimsus) Polda Metro Jaya melakukan pengerebekan pembuatan miras oplosan di Pulogebang, Cakung Jakarta Timur, 16 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Kabupaten Bogor memusnahkan ribuan botol minuman keras di halaman kantor Polres Bogor Senin pagi, 18 Mei 2015.

    Pemusnahan miras secara simbolis dilakukan oleh Kepala Polda Jabar Mochammad Iriawan, jajaran Polres Bogor, Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Jaro dan sejumlah tokoh lembaga swadaya masyarakat.

    "Miras salah satu penyebab permasalahan dan kemaksiatan. Maka kami ajak semua elemen untuk sama-sama membasminya," kata Iriawan di lokasi pemusnahan.

    Dia mengatakan masyarakat, khususnya di Bogor, harus dijauhkan dari miras, karena miras dapat menghancurkan dan menjauhkan masyarakat dari kesejahteraan.

    "Jika miras ini dibiarkan, maka masyarakat akan bodoh," katanya.

    Iriawan mengimbau warga Bogor harus belajar dari kasus kematian 21 orang di Garut dan 11 orang di Sumedang akibat menenggak miras oplosan pekan lalu.

    Menurutnya, peredaran miras di setiap daerah juga erat kaitannya dengan para produsen miras. Pengusaha miras sengaja membuat sebanyak mungkin untuk dikonsumsi masyarakat.

    "Setelah masyarakat dicekoki terus miras, mereka akan bodoh dan pengusaha sendiri yang untung," katanya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?