Emas COMEX New York Mercantile Exchange Naik Tajam (14/5)

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi emas batangan. Lisi Niesner/Bloomberg via Getty Images

    Ilustrasi emas batangan. Lisi Niesner/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam pada Rabu (Kamis pagi WIB), setelah laporan penjualan ritel AS yang lebih buruk dari perkiraan memberikan dukungan terhadap logam mulia.

    Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni melonjak 25,8 dolar AS atau 2,16 persen, menjadi menetap di 1,218.20 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

    Sebuah laporan yang dirilis Rabu oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel tidak berubah pada April setelah banyak analis percaya bahwa penjualan ritel akan meningkat. Hal ini memberikan momentum kenaikan untuk emas karena laporan lebih buruk dari yang diperkirakan.

    Para analis mengatakan bahwa berlanjutnya data ekonomi yang buruk akan menyebabkan Federal Reserve AS menaikkan suku bunganya lebih lambat daripada yang diperkirakan, sehingga menempatkan tekanan pada dolar dan memberikan dorongan bagi emas.

    Indeks dolar AS juga memberikan dukungan untuk emas karena turun 0,94 persen menjadi 93,68 pada pukul 19.30 GMT.

    Perak untuk pengiriman Juli naik 69,5 sen atau 4,21 persen, menjadi ditutup pada 17,221 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah 17,8 dolar AS atau 1,57 persen, menjadi ditutup pada 1.150,80 dolar AS per ounce.

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.