Pengunjung Kecewa, BTN HFC Belum Beroperasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank Tabungan Negara

    Bank Tabungan Negara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 20 April lalu, Bank BTN baru saja meresmikan BTN Housing Finance Center (HFC) yang beralamat di Jalan H.O.S. Tjokroaminoto Nomor 95, Menteng, Jakarta Pusat. Namun hingga kini bangunan gedung Pusat Informasi Pembiayaan Properti BTN ini masih dalam tahap renovasi. Semua informasi terkait dengan HFC masih dilakukan dari kantor pusat.

    Yudi Saputra, petugas satuan pengamanan BTN HFC, mengatakan sudah banyak orang yang kecele menanyakan keberadaan pusat informasi perumahan ini. Pernah ada 20-an orang datang ke BTN HFC tapi mereka kecewa.

    “Mereka pada tanya kalau mau tahu harga rumah dan pembiayaannya di mana. Saya jawab saja masih di kantor pusat BTN,” kata Yudi, di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2015.

    Tak hanya itu, pernah beberapa waktu lalu ada warga negara asing asal Cina yang ingin menanyakan soal bisnis properti di BTN Housing Finance Center. WNA Cina itu sempat protes karena sudah jauh-jauh datang dari Cina tapi kantor itu belum beroperasi.

    Yudi hanya bisa menyampaikan fungsi BTN Housing Finance Center sementara ini masih dilakukan di kantor pusat sembari menunggu renovasi gedung rampung. “Sudah banyak yang ke sini karena peresmian gedung ini sudah dipublikasikan sejak April lalu,” kata Yudi.

    Menurut Yudi, nantinya gedung itu akan berfungsi sebagai pusat informasi bisnis properti. Di bagian depan gedung, akan melayani informasi harga properti di sejumlah wilayah lengkap dengan mekanisme pembiayaannya. Sementara di bagian belakang gedung terdapat dua ruang kelas yang nantinya akan berfungsi sebagai tempat pelatihan pengembang pemula yang ingin terjun ke bisnis porperti.

    Saat Tempo mengunjungi BTN Housing Finance Center di Menteng, Jakarta, siang tadi, memang hanya tampak Yudi yang berjaga di depan pintu gerbang. Di halaman dalam gedung itu, masih terdapat sisa-sisa tumpukan pasir dan sejumlah alat bangunan. Tak ada aktivitas lain di gedung klasik bercat putih itu.

    KHAIRUL ANAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.