Menteri ESDM: Petral Lekat dengan Persepsi Negatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said bersama Chairman Freeport-McMoran James R. Moffet (kiri), memberi keterangan pers di Kementerian ESDM, Jakarta, 25 Januari 2015. ANTARA FO

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said bersama Chairman Freeport-McMoran James R. Moffet (kiri), memberi keterangan pers di Kementerian ESDM, Jakarta, 25 Januari 2015. ANTARA FO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengapresiasi keputusan PT Pertamina (Persero) yang memutuskan melikuidasi Petral Group. Menurut Sudirman, Petral selama ini lekat dengan persepsi negatif.

    "Ada banyak praktek tidak transparan yang telah diungkapkan Tim Reformasi Tata Kelola Migas," kata Sudirman di Kementerian BUMN, Rabu, 13 Mei 2015.

    Dengan keputusan ini, menurut Sudirman, Pertamina telah memutus rantai reputasi buruk tersebut. Pertamina, kini juga lebih efisien dalam memasok bahan bakar minyak sehingga masyarakat mendapatkan harga yang wajar.

    "Ini untuk memutus keduanya sehingga Pertamina mulai dengan cleen sheet dan keributan selama ini tidak berlanjut," ujar Sudirman.

    Likuidasi Petral dan dua anak perusahaannya Pertamina Energy Services dan Zambesi Investment Ltd akan dilakukan setelah hasil audit investigasi rampung pada April 2016. Saat ini, Pertamina tengah menyeleksi lembaga audit.

    Sudirman mengatakan pihaknya akan memproses jika adanya temuan pelanggaran hukum dalam hasil audit tersebut. "Kami tidak akan memproteksi yang salah. Kami akan membawa audit, bukan kecurigaan," kata Sudirman.

    SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.