Menteri Andrinof Tinjau Kawasan Mandalika Lombok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan berjemur di sebuah hotel di pantai Senggigi, Lombok, NTB. TEMPO/Taufik Subarkah

    Wisatawan berjemur di sebuah hotel di pantai Senggigi, Lombok, NTB. TEMPO/Taufik Subarkah

    TEMPO.CO , Mataram: Pembangunan jalan sepanjang 8 kilometer di Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok (KPML) di Lombok Tengah bakal segera dilakukan. Sebelumnya jalan lingkar sepanjang 4 kilometer telah dituntaskan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC).

    "’Pemerintah ingin mewujudkan kawasan ekonomi ini,’’ ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago ketika meninjau Lombok Tengah pada Sabtu, 9 Mei 2015.  Dia memuji keindahan alam kawasan ini.

    Menurut Andrinof, kawasan ini sangat potensial dengan kekayaan alam yang baik. Pemerintah, katanya, ingin mempercepat penyediaan infrastruktur jalan di lingkungan yang luasnya mencapai 1.175 hektar.

    Awal April 2015, Presiden Joko Widodo mengunjungi kawasan ini dan berjanji membangun infrastruktur senilai Rp 1,8 triliun. Rencananya, Agustus mendatang Jokowi akan meninjau kembali.

    Menteri BUMN Rini Soemarno  yang berkunjung pada Januari 2015 berharap ITDC menjadi pelopor pembangunan di kawasan ini sebagai area premium. Dia menginginkan wisatawan bisa datang melalui laut yang berhadapan dengan Samudra Indonesia.

    "Kedalaman lautnya cukup untuk dilalui kapal pesiar," kata Rini. Tidak sedikit kapal pesiar yang kapasitas muatnya lebih 1.000 orang berangkat dari Australia maupun Singapura. ITDC akan mengawali membangun hotel bintang lima menggunakan lot di pantai Seger-Kuta.

    Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok merupakan salah satu primadona Koridor V, mega proyek MP3EI yang digulirkan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Fasilitas yang akan dibangun antara lain hotel mewah, resot, apartemen, pemukiman dan lapangan golf.  Semua fasilitas ini memanjakan para orang kaya dari dalam dan luar negeri.

    SUPRIYANTHO KHAFID



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.