Seleksi Calon Dirjen Bea Cukai: Ini Rekam Jejaknya Bagus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro (kanan) mengungkap penyelundupan narkotika yang berhasil dicegah oleh petugas Bea cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 15 April 2015. TEMPO/Marifka Wahyu

    Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro (kanan) mengungkap penyelundupan narkotika yang berhasil dicegah oleh petugas Bea cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 15 April 2015. TEMPO/Marifka Wahyu

    TEMPO.CO. Jakarta,Direktur Eksekutif Indonesia Center for Indonesia Taxation Analysis, Yustinus Prastowo, berpendapat, tiga nama peserta lelang jabatan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan punya peluang besar untuk terpilih dalam proses seleksi. Ketiga nama itu adalah Heru Pambudi, Muhammad Sigit, dan Susiwijono. “Rekam jejak ketiga kandidat ini bagus dan punya kemampuan untuk memimpin Dirjen Bea-Cukai,” ujarnya, 10 Mei 2015.

    Menurut Yustinus, mayoritas para calon yang mengikuti lelang berlatar belakang internal Kementerian Keuangan. Hanya enam calon yang berasal dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, serta pegawai negeri dari institusi lain. Proses lelang jabatan ini diperkirakan rampung paling cepat Juni mendatang. “Wajar jika panitia meloloskan pelamar yang berasal dari institusi lain, terutama kalangan militer dan kepolisian,” ujarnya.

    Kementerian Keuangan pada akhir pekan lalu mengumumkan telah memutuskan 14 dari 26 orang calon Dirjen Bea-Cukai lolos seleksi administrasi. Tahap selanjutnya adalah assessment center dan penulisan makalah yang akan dilakukan pada 11-12 Mei. Pengumuman hasil tes di tahap assessment center dan makalah dilakukan sepekan kemudian.

    Yustinus mengatakan Ditjen Bea dan Cukai membutuhkan pemimpin yang kuat dan tegas. Selain itu, faktor penting yang harus diperhatikan panitia adalah soal akseptabilitas para calon oleh internal Ditjen Bea dan Cukai. “Faktor ini penting supaya bisa membangun kekompakan,” ujarnya.

    Yustinus menilai Heru Pambudi, Muhammad Sigit, dan Susiwijono memiliki nilai lebih yakni dikenal kalangan internal Bea dan Cukai. Mereka dinilai sudah paham masalah-masalah di sektor ini. “Dan karena sudah dikenal secara internal mereka tak akan kesulitan membentuk soliditas dan mengefektifkan kerja Ditjen Bea dan Cukai,” ucapnya.

    Ketiga nama calon yang dijagokan Yustinus tersebut saat ini masih aktif bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan. Heru Pambudi kini menjabat Direktur Penerimaan dan Kepabeanan Ditjen Bea Cukai. Muhammad Sigit sekarang menduduki jabatan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea-Cukai. Sedangkan Susiwijono adalah Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi.

     PRAGA UTAMA | TRI ARTINING PUTRI | PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.