Harapkan Ada Celah Baru Penyaluran Kredit di Balikpapan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja menyaring pasir untuk pengerjaan unit perumahan murah di kawasan Moncongloe, Makassar, 26 Februari 2015. Turunnya tingkat suku bunga atau BI rate, menguntungkan untuk kredit rumah. Pasalnya, turunnya BI Rate berpotensi menurunkan suku bunga kredit perbankan. TEMPO/Iqbal Lubis

    Seorang pekerja menyaring pasir untuk pengerjaan unit perumahan murah di kawasan Moncongloe, Makassar, 26 Februari 2015. Turunnya tingkat suku bunga atau BI rate, menguntungkan untuk kredit rumah. Pasalnya, turunnya BI Rate berpotensi menurunkan suku bunga kredit perbankan. TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia mengimbau pelaku usaha perbankan di Balikpapan agar tak hanya fokus menyalurkan kredit di sektor tertentu guna mendongkrak pertumbuhan kredit pada kuartal berikutnya.

    Bank Indonesia Balikpapan mencatat pertumbuhan kredit year on year (yoy) pada kuartal pertama tahun ini mencapai 5,7% dengan nomimal penyaluran kredit senilai Rp21,95 triliun.

    Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Suharman Tabrani mengatakan stagnansi pertumbuhan kredit bisa saja terjadi apabila bank masih membatasi penyaluran kredit pada sektor yang mengalami kelesuan.

    “Meskipun bank-bank sedang berhati-hati dalam menyalurkan kredit, tetap harus kreatif mencari celah dalan kondisi ekonomi saat ini. Tidak hanya fokus pada sektor tertentu saja. Mungkin ada peluang bisnis baru di berbagai sektor usaha di Balikapapan,” jelasnya kepada Bisnis.com, Jumat (8/4/2015).

    Pada kuartal pertama tahun ini, pangsa penyaluran kredit di Balikpapan masih didominasi oleh kredit konsumsi dengan nominal penyaluran sebesar Rp8,81 triliun, yang diikuti oleh penyaluran kredit modal kerja sebesar Rp8,53 triliun dan kredit investasi sebesar Rp4,60 triliun.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?