Kemenhub: Dengan Tol Laut, Ongkos Pengiriman Lebih Murah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan jalan tol Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua difoto dari udara di Perairan Teluk Benoa, Nusa Dua, Bali, (19/9). Jalan bebas hambatan sepanjang 12,1 Km ini merupakan jalan tol pertama yang dibangun di atas laut. ANTARAFOTO/Satya Bati

    Pemandangan jalan tol Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua difoto dari udara di Perairan Teluk Benoa, Nusa Dua, Bali, (19/9). Jalan bebas hambatan sepanjang 12,1 Km ini merupakan jalan tol pertama yang dibangun di atas laut. ANTARAFOTO/Satya Bati

    TEMPO.CO, Bandar Lampung -  Kementerian Perhubungan menjamin pengiriman barang melalui laut lebih baik ketimbang darat, kereta api, ataupun udara. Sebab kapal laut mampu mengangkut barang berkali-kali lipat lebih banyak, sehingga ongkos logistik lebih murah.

    "Selain itu, beban jalan di darat yang semakin ramai dapat berkurang hingga 30 persen," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bobby R. Mamahit saat meresmikan pelayaran tol laut perdana di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Rabu, 6 Mei 2015.

    Saat ini, kata Bobby, 90 persen pengangkutan barang masih menggunakan alat transportasi darat. Angka setinggi ini masih harus bersaing dengan melonjaknya penggunaan kendaraan pribadi dan pengangkutan orang.

    "Akibatnya, ongkos logistik menjadi mahal karena pengangkutan via jalur darat menempuh waktu yang lebih lama," katanya.

    Contohnya pengiriman barang Lampung-Surabaya, menurut Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, memakan waktu hingga 100 jam via jalur darat. Padahal jika melalui laut, pengiriman hanya menempuh waktu 48 jam. Itu pun sudah termasuk waktu pemuatan barang.

    Jalur tol laut atau short sea shipping rute Pelabuhan Panjang-Pelabuhan Tanjung Perak ini dijalankan oleh PT Altosim Lampung Pelayaran. Kapal mereka sanggup memuat 200 kendaraan, mulai dari sedan hingga truk trailer.

    Jonan belum bisa memastikan jalur tol laut mana yang akan diresmikan berikutnya. Saat ini pemerintah sedang sibuk membenahi sarana dengan merevitalisasi lima pelabuhan besar agar menjadi pelabuhan laut dalam.

    ROBBY IRFANY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.