Pesan Menteri Susi untuk CPNS Baru: Kalian Abdi Negara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti (kiri), Menteri Kelautan dan Perikanan, mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 12 Februari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Susi Pudjiastuti (kiri), Menteri Kelautan dan Perikanan, mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 12 Februari 2015. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan menerima tambahan 448 calon pegawai negeri sipil (CPNS). Jumlah tersebut hanya 4,02 persen dari total 11.160 pelamar.
    "Selamat datang dan bergabung," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Senin, 13 April 2015.

    Susi memberikan arahan kepada seluruh calon pegawai negeri serta pegawainya. Dalam pertemuan tersebut Susi meminta para calon pegawai negeri dapat menyamakan niat untuk pembangunan kelautan dan perikanan. "Satukan tekad dan niat untuk menjadi abdi negara," ujar Susi.

    Susi juga mengimbau agar para CPNS memiliki integritas dan loyalitas untuk dapat mencapai pembangunan serta kedaulatan wilayah laut. "Dedikasikan diri kalian untuk negara," ujar Susi.

    Para calon pegawai negeri itu disebar ke sejumlah bagian. Seperti 15 orang untuk bagian Sekretariat Jenderal; 42 orang di Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap; 23 orang untuk Ditjen Perikanan Budi Daya; 21 orang untuk Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan.

    Berikutnya 35 orang di Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil; 152 orang Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan; 4 orang untuk Inspektorat Jenderal; 46 orang di Badan Penelitian dan Pengembangan, 30 orang Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia; dan 80 orang untuk Badan Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu Perikanan.

    DEVY ERNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.