Target Wisatawan Asing Naik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Indroyono Soesilo memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung KKP, Jakarta, 21 November 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Menteri Indroyono Soesilo memberikan keterangan kepada awak media, di Gedung KKP, Jakarta, 21 November 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan Presiden Joko Widodo yang memberikan fasilitas bebas visa untuk 21 negara membuat target wisatawan mancanegara ditambah. Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan peningkatan target wisatawan itu didukung dengan pelemahan rupiah terhadap dolar.

    "Dengan melemahnya rupiah berarti biaya jadi lebih rendah," kata Indroyono di kantor Kementerian Perdagangan, Selasa, 17 Maret 2015.

    Dengan pembebasan visa tersebut, wisatawan dari Cina diharapkan bisa mencapai 2-4 juta orang. Dari negara lainnya pun diharapkan ada peningkatan sebanyak 3 juta orang. "Ya kita target 10 juta wisatawan mancanegara untuk tahun 2015," kata dia.

    Ia mengatakan Indonesia siap untuk menerima lonjakan angka wisatawan ini. Tak hanya Bali, Indonesia memiliki destinasi dan pintu masuk lain, seperti Makassar, Jakarta, Batam, dan Sorong. Lima pelabuhan besar, yang merupakan bagian dari tol laut, juga akan dibangun di daerah-daerah ini. "Kami investasikan US$ 7 miliar dolar," kata Indroyono.

    Senin, 16 Maret 201, Presiden Joko Widodo mengeluarkan enam kebijakan untuk mengatasi pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Salah satunya adalah dengan menghapus visa masuk dari 21 negara. Negara-negara itu antara lain Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Indroyono mengharapkan penerimaan devisa dari wisatawan asing dapat mencapai US$ 12 miliar pada tahun ini.

    URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.