Plaza Indonesia Bangun Apartemen Rp 1,2 Triliun di Ciputat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Ilustrasi proyek pembangunan/bangunan bertingkat/Apartemen. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.COJakarta - Pasar properti kini mulai melirik Ciputat, sebuah kawasan padat yang terletak di selatan Jakarta. PT Plaza Indonesia Urban, anak usaha PT Plaza Indonesia Realty Tbk, akan membangun apartemen di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

    Proyek kerja sama dengan IDE Land Development ini akan menelan investasi sebesar Rp 1,2 triliun. Proyek yang dinamai Alterra Residences ini akan dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare. Groundbreaking dijadwalkan pada Mei 2015 dan seluruh proyek direncanakan selesai pada akhir 2017.

    Direktur Utama IDE Land Development Irza Ifdial mengatakan Tangerang Selatan telah berkembang pesat menjadi kawasan terpadu dengan beragam fasilitas publik. Beberapa tahun belakangan ini mulai banyak permintaan akan hunian berkelas dengan harga terjangkau di kawasan Ciputat. 

    "Kami optimistis Alterra Residences akan mendapat respons positif dari masyarakat," kata Direktur Komersial IDE Land Development Sidharta Satwiko dalam acara keterbukaan informasi pada situs Bursa Efek Indonesia, Selasa, 24 Februari 2015.

    Alterra Residences akan terdiri atas lima tower dengan tipe studio, satu kamar tidur, satu kamar tidur dan tipe loft. Pada tahap pertama akan ditawarkan Tower Banyan dan Cemara dengan harga dari Rp 300 jutaan.

    "Alterra Residences ditujukan bagi masyarakat yang tetap ingin tinggal dekat pusat Kota Jakarta dengan fasilitas premium namun dengan harga terjangkau," kata Sidharta.

    Presiden Direktur PT Plaza Indonesia Urban Lucy Suyanto mengatakan proyek ini akan dilengkapi berbagai fasilitas premium, seperti rooftop garden, spa dan massage, serta gym. "Pelayanan Plaza Indonesia Realty membangun hunian berkelas juga bisa dinikmati masyarakat yang tinggal di daerah sub-urban," kata Lucy.

    BERNADETTE CHRISTINA MUNTHE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.