100 Hari, Rieke Rindu Ulah Jokowi yang Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rieke Diah Pitaloka (kiri). TEMPO/seto Wardhana

    Rieke Diah Pitaloka (kiri). TEMPO/seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta -Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR Rieke Dyah Pitaloka mengenang gaya kepemimpinan Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ia rindu pada gaya blusukan Jokowi yang dulu. Bukan asal blusukan, Jokowi memantau penerapan kebijakan di tingkat dasar.

     "Saya pribadi rindu blusukan ala Gubernur Jokowi. Ada gebrakan bukan hanya blusukan fisik tetapi blusukan policy," kata Rieke di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa, 27 Januari 2015.

     Rieke mencoba mengingat kembali saat pertama kali Jokowi dilantik menjadi orang nomor satu Jakarta bersama wakilnya Basuki Tjahaja Purnama. Jokowi memanggil Kepala Dinas dan Walikota untuk mempresentasikan program mereka. Mantan Walikota Surakarta itu kemudian memilah program lama yang perlu dilanjutkan atau dihapuskan dan ganti baru.

     Selanjutnya Jokowi mulai blusukan ke tingkat kelurahan dan kecamatan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana. "Dia tahu siapa yang berwenang terhadap program itu," kata Rieke.

     Rieke menganggap Jokowi tak lagi melakukan itu. Bagi Rieke, beberapa kementerian terlihat bekerja tanpa konsep. "Kembalikan kerja yang sistematis bukan yang kerja tanpa konsep. Konsep yang jadi pegangan adalah Nawacita," kata Rieke.

     Anggota Komisi Kesehatan ini berharap agar kementerian bisa memegang konsep Nawacita yang dulu digaungkan saat kampanye. Ia meminta agar program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional  2015-2019 serta anggarannya sesuai dengan program Nawacita.

    "Masa kampanye sudah berakhir. Saya berharap Jokowi bisa seperti dulu saat jadi gubernur. Belum terlambat, ini baru seratus hari," kata dia.

     PUTRI ADITYOWATI

    KPK Rontok Giliran Yusuf PPATK Diteror DPR

    Komnas HAM: Pemborgolan Bambang KPK Adalah Teror

    Saksi Komjen Budi Gunawan Terancam Diseret Paksa

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.