Bob Sadino, Celana Pendek, dan Ajaran Agama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengusaha Bob Sadino, saat diwawancarai di studio Radio Trijaya, Jakarta, 1991. Bob Sadino diingat luas sebagai pengusaha yang ramah dan nyeleneh, seperti sering menggunakan celana pendek di berbagai kesempatan dan menjadi ciri khasnya. Bob Sadino yang sudah dirawat sejak November lalu dan sempat diisukan meninggal namun dibantah oleh Bob lewat cuit akun twitternya, pada November 2014. (Dok. TEMPO/Norman Wibowo)

    Pengusaha Bob Sadino, saat diwawancarai di studio Radio Trijaya, Jakarta, 1991. Bob Sadino diingat luas sebagai pengusaha yang ramah dan nyeleneh, seperti sering menggunakan celana pendek di berbagai kesempatan dan menjadi ciri khasnya. Bob Sadino yang sudah dirawat sejak November lalu dan sempat diisukan meninggal namun dibantah oleh Bob lewat cuit akun twitternya, pada November 2014. (Dok. TEMPO/Norman Wibowo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha senior Babang Mustari Sadino alias Bob Sadino wafat pada Senin, 19 Januari 2015. Semasa hidupnya, Bob dikenal sebagai sosok yang unik. Menurut Zainal Abidin, kerabat Bob Sadino, salah satu ciri uniknya adalah bercelana pendek. Bob selalu mengenakan celana pendek dalam berbagai kesempatan. Meski selalu "membuka aurat", kata dia, Bob bisa dibilang taat menjalakan ajaran agama. "Saya lihat sendiri, Om Bob rajin salat,” kata dia kepada Tempo.

    Bagi Zainal, Bob adalah guru terbaik yang mengajarkan soal kehidupan, tidak cuma tentang bisnis. "Salah satu ajaran beliau adalah bagaimana menghargai dan menghormati istri," ujarnya. Sosok Bob bagi Zainal adalah pekerja keras. “Makanya dia bekerja terus dan terus." (Baca: Bob Sadino Sudah Dirawat di Rumah Sakit.)

    Bob Sadino meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada pukul 17.55 WIB. Zainal mengatakan kesehatan Bob menurun sejak November 2014. Namun Zainal belum bisa memastikan penyakit apa yang diderita Bob sebelum wafat. "Kondisi jantungnya baik, pernapasannya juga. Kesimpulan sementara Oom Bob sakit tua," ujarnya.

    Menurut Zainal, kondisi kesehatan Bob menurun sejak ditinggal sang istri, Soelami Soejoed, pada akhir Juli 2014. Sejak saat itu Bob mendapatkan makanan melalui infus, dan sempat dirawat di ruang gawat darurat. Rencananya, Bob yang lahir di Tanjung Karang pada 9 Maret 1939 itu akan disemayamkan di rumah duka di kawasan Lebak Bulus dan dimakamkan di Pemakaman Jeruk Purut pada Selasa, 20 Januari 2015.

    MITRA TARIGAN


    Berita Terpopuler
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.