Penanganan 92 Pulau Terluar Prioritas Menteri Susi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pulau Cemara Besar memilik pantai pasir putih yang indah. Pulau tidak berpenghuni dan terletak di gugusan pulau terluar Karimunjawa. TEMPO/Aris Andrianto

    Pulau Cemara Besar memilik pantai pasir putih yang indah. Pulau tidak berpenghuni dan terletak di gugusan pulau terluar Karimunjawa. TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Balikpapan - Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin Susi Pudjiastuti akan memprioritaskan penanganan 92 pulau kecil terluar Indonesia pada program pembangunan 2015 ini. Pembangunan pulau terluar dimaksudkan untuk memperpendek kesenjangan infrastruktur dibandingkan wilayah yang padat penghuninya.

    "Prioritas kami nantinya adalah pembangunan pulau terluar di Indonesia," kata Direktur Pendayagunaan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan Ridho Batubara di Balikpapan, Kamis, 15 Januari 2015. (Baca: Menteri Susi Piloti Pesawatnya Keliling Sumatera)

    Ridho menyatakan akan melengkapi pulau kecil terluar dengan fasilitas air bersih, listrik, sinyal komunikasi, dan dermaga kapal. Kementerian akan menyiapkan anggaran negara sebesar Rp 200 miliar yang khusus diperuntukkan bagi pembangunan pulau-pulau terluar.

    Ridho memastikan negara wajib hadir dalam pemberdayaan pulau-pulau kecil Indonesia yang jumlahnya mencapai 17.504. Hanya sebagian di antaranya, yaitu 13.466 pulau, yang sudah terdaftar dalam catatan organisasi dunia Persatuan Bangsa-Bangsa. (Baca: Potensi Konflik di Nusa Tenggara Barat Dinilai Cukup Tinggi)

    Pembangunan pulau kecil ini, menurut Ridho, juga untuk memastikan wilayah teritorialnya masuk dalam kawasan Indonesia. Dia tidak ingin terulangnya kasus Sipadan dan Ligitan yang akhirnya masuk wilayah teritorial Malaysia, dan dua pulau di Timor Leste. "Kalau bukan kita yang membangun pulau-pulau ini, lantas siapa lagi?" ujarnya.

    Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun NGO dalam pelestarian pulau-pulau kecil terluar. Pemerintah daerah dan swasta diharapkan bisa mengambil peran pembangunan sarana-prasarana infrastruktur pendidikan dasar dan menengah yang belum ada di pulau-pulau ini. "Kami juga nanti akan berkoordinasi dengan kementerian lain dalam penanganan pulau-pulau ini," katanya. (Baca: Beda Gaya Jokowi dan SBY di Sebatik)

    S.G. WIBISONO (BALIKPAPAN)

    Terpopuler:
    4 Risiko Budi Gunawan Jika Ngotot Jadi Kapolri 
    4 Aktor di Balik Blunder Pemilihan Budi Gunawan
    SBY Copot Jabatan Tersangka, Kini Jokowi Malah...
    Rekening Anak Budi Gunawan Bikin Heran KPK
    Pratikno Tak Tahu Sutarman Tolak Budi Gunawan 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.