Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa Yang Bodoh'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, berselfie bersama wartawan sebelum mengumumkan hasil audit tertib administrasi dan pelaksanaan perizinan rute penerbangan di Kementrian Perhubungan, Jakarta, 9 Januari 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, berselfie bersama wartawan sebelum mengumumkan hasil audit tertib administrasi dan pelaksanaan perizinan rute penerbangan di Kementrian Perhubungan, Jakarta, 9 Januari 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mendesak Menteri Perhubungan Ignasius Jonan segera mengusut kekeliruan dalam audit izin penerbangan maskapai nasional.

    Pernyataan 5 maskapai yang mengoperasikan 61 penerbangan tanpa izin Jumat lalu, 9 Januari 2014, dinilai telah menghebohkan negara dan bisnis maskapai. (Baca:Menteri Jonan Anulir Sanksi Maskapai Penerbangan)

    "Siapa yang bodoh kalau begini? Katanya sudah melalui audit, berarti proses auditnya ngawur dong?" kata Gerry saat dihubungi, Ahad, 11 Januari 2014.

    Sebelumnya, Kementerian Perhubungan lewat keterangan tertulis hari ini, menganulir putusan yang menyatakan TransNusa Aviation Mandiri melanggar izin penerbangan. Kementerian berdalih, kekeliruan terjadi karena izin rute 5 TransNusa di Denpasar-Labuhan Bajo pulang pergi berada di dokumen terpisah dengan izin rute 1,2,3,4,6, dan 7 Denpasar-Labuhan Bajo. (Baca: Ralat Kemenhub: Rute TransNusa Tak Bermasalah)

    Sebelumnya, TransNusa dinyatakan melanggar izin karena terbang di rute 5 Denpasar-Labuhan Bajo, padahal izin yang dikeluarkan hanya untuk izin rute 1,2,3,4,6, dan 7.

    KHAIRUL ANAM

    Baca berita lainnya:
    Diancam Bom, Kantor VoA Indonesia Gelap Gulita
    2 Perusahaan Ini Setor Duit ke Budi Gunawan

    Jokowi: Izin Penerbangan Bertahun-tahun Dibiarkan

    Jonan: Pencarian Black Box Air Asia Bukan Utama

    Jenazah Pria Diduga Teroris Dibawa ke Makassar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.