27 Perusahaan Asing Tolak Kenaikan UMP Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah buruh menutup pintu akses menuju pabrik PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia dengan mendirikan tenda di Kawasan Industri PuloGadung, Jakarta, (18/10). TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah buruh menutup pintu akses menuju pabrik PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia dengan mendirikan tenda di Kawasan Industri PuloGadung, Jakarta, (18/10). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 27 perusahaan asing di kawasan industri Cakung menolak penetapan nilai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2015. Mereka menolak kenaikan UMP sebesar Rp 2,7 juta yang sudah ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Ketua Kamar Dagang Indonesia Cabang DKI Jakarta Eddy Kuntadi mengatakan keinginan 27 perusahaan tersebut sejauh ini bersifat pengajuan penangguhan. "Sementara, mereka ingin dapat penangguhan, dan ini sedang ditindaklanjuti oleh Dewan Pengupahan DKI," kata Eddy pada Tempo, Ahad, 4 Januari 2015.

    Menurut Eddy, dalam proses penangguhan ini, 27 perusahaan tersebut masih harus melewati beberapa tahap lagi sampai dapat persetujuan. Salah satu tahapannya adalah memperlihatkan laporan laba rugi perusahaan dalam dua tahun terakhir. "Baru nanti dibahas, akan diterima atau tidak," ujar Eddy. (Baca: UMP Jakarta Paling Tnggi Rp 2,7 Juta)

    Eddy menuturkan ke-27 perusahaan rata-rata merupakan perusahaan dari Korea dengan basis bermacam-macam jenis usaha. "Rata-rata menganggap nilai UMP tersebut memberatkan, makanya kami meminta ada laporan laba rugi yang sudah teraudit selama dua tahun terakhir," kata Eddy.

    Pemprov DKI Jakarta bersama Dewan Pengupahan sudah menetapkan nilai UMP DKI 2015 dalam peraturan Gubernur DKI. Kenaikan UMP dikaitkan dengan pengaruh inflasi yang terjadi pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi awal Desember 2014. Sebelumnya, Pemprov DKI pun telah meminta Badan Pusat Statistik menghitung inflasi yang terjadi pasca-kenaikan harga BBM.

    AISHA SHAIDRA

    Berita terpopuler:
    Jonan Bekukan Rute Air Asia, Singapura Bereaksi 
    Pilot AirAsia Berjilbab Hebohkan Netizen 
    Kapal Survei Cari Air Asia Lagi Pagi Ini 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.