Empat Fakta Kinerja Korporasi Air Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria membawa bendera AirAsia, saat upacara menyambut kedatangan pesawat AirAsia Airbus A320 yang baru di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada September 2008. ADEK BERRY/AFP/Getty Images

    Seorang pria membawa bendera AirAsia, saat upacara menyambut kedatangan pesawat AirAsia Airbus A320 yang baru di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, pada September 2008. ADEK BERRY/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO , Jakarta - Maskapai Indonesia AirAsia tengah dirundung musibah. Pada Ahad, 28 Desember 2014, pesawat AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura hilang dari pantauan Radar.

    Kini, tim penyelamat menemukan serpihan pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan 7 awak ini. Jasad penumpang pun dikabarkan telah ditemukan di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada Selasa, 30 Desember 2014. (Baca juga: 3 Mayat Diduga Korban Air Asia Ditemukan Basarnas)

    Di tengah musibah ini, ada beberapa fakta menarik tentang Indonesia AirAsia . Maskapai penerbangan murah ini punya prestasi moncer sejak beroperasi di Indonesia pada Desember 2005. Perusahaan asal Malaysia ini mampu mencengkeram pasar industri penerbangan di Indonesia yang tengah cerah. (Baca juga: Korban AirAsia, Tim SAR Sempat Sentuh Tangan Jasad)

    Berikut ini empat fakta mengenai kinerja korporasi AirAsia di Indonesia.

    1. Jumlah penumpang

    Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, selama Januari-September 2014, Indonesia AirAsia telah mengangkut 2.340.934 penumpang untuk penerbangan domestik di Indonesia. Sementara untuk penerbangan internasional, AirAsia telah mengangkut sebanyak 3.219.439 orang. AirAsia mengklaim pertumbuhan penumpang tahunan di Indonesia mencapai 40 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.