Di Cengkareng, Status AirAsia yang Hilang: Delayed

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat AirAsia tipe Airbus A320 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Pesawat AirAsia tipe Airbus A320 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Petugas layanan pelanggan Bandara Changi, Singapura, mengatakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 dari Surabaya belum mendarat. "Dijadwalkan mendarat, tapi kami tidak punya informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut," ujar petugas saat dihubungi Tempo, Ahad, 28 Desember 2014.

    Petugas itu kemudian memberi nomor kontak AirAsia di Indonesia untuk keterangan lengkap. AirAsia tidak memiliki kantor perwakilan di Singapura. Hingga saat ini, status kedatangan pesawat tersebut di Terminal 1 Bandara Changi masih delayed. Pesawat dijadwalkan mendarat pukul 08.30 waktu setempat. (Baca: AirAsia Lost Contac, KNKT Bantu Pencarian)

    Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat ini menuju Bandara Juanda, Surabaya, dan Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu pencarian pesawat AirAsia yang hilang kontak. "Kami akan melihat tracking radar dari Surabaya," tutur Ketua Subkomite Udara KNKT Masruri. (Baca: AiriAsia Hilang Kontak di 34 Ribu Kaki)

    KNKT akan meminta data radar untuk dianalisis. Jika pesawat sudah ditemukan, KNKT melakukan investigasi. (Baca: Pesawat AirAsia Hilang Kontak)

    Pesawat AirAsia dengan nomor registrasi PK-AXC hilang kontak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura. "Saat mendekati Tanjung Pandan di ketinggian 34 ribu kaki," kata Direktur Keselamatan dan Standar AirNav Indonesia Wisnu Darjono saat dihubungi Tempo, Ahad, 28 Desember 2014. "Wagon Air 8501 Surabaya-Singapura."

    Ia menuturkan pesawat tersebut dijadwalkan tiba di Singapura pukul 07.20 WIB. Namun pesawat hilang kontak sebelum perbatasan Indonesia dengan Singapura. "Sampai saat ini, belum ada kontak," ujar Wisnu.

    Nomor kontak yang dapat dihubungi untuk keterangan mengenai penerbangan tersebut adalah 081259018677.

    MARIA YUNIAR

    Topik terhangat:

    Banjir | Natal dan Tahun Baru | 10 Tahun Tsunami | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Golongan Listrik Ini Tak Disubsidi per 1 Januari
    Faisal Basri Sebut Harga Premium di 'Ruang Gelap' 
    Hujan Deras, di Mana Saja Titik Banjir Jakarta?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?