Penunggak Pajak Dicekal, Termasuk Bos Epiwalk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kantor Pelayanan Pajak. TEMPO/Nickmatulhuda

    Ilustrasi Kantor Pelayanan Pajak. TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta: Kementerian Keuangan telah mengajukan surat pencegahan alias cekal bagi 487 penunggak pajak. Di antaranya, pemilik Mal Epicentrum Walk (Epiwalk). "Kami kirimi surat secara bertahap, untuk kami cegah ke luar negeri," kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu malam, 24 Desember 2014.

    Mardiasmo cuma mengangkat bahu ketika ditanya, apakah pemilik Epiwalk termasuk yang dicegah. "Waduh saya tak tahu, karena waktu mengajukan permintaan cegah itu, saya tak melihat siapa. Pokoknya seluruhnya penunggak pajak itu," kata dia. (Baca: Pemerintah Cegah 168 Pengemplang Pajak)

    Epiwalk dimiliki oleh PT Bakrie Swasakti Utama. Pada Selasa, 23 Desember lalu, kantor Bakrie Swasakti dipasangi papan penunggak pajak oleh Unit Pelayanan Pajak Daerah Kecamatan Setiabudi. Bakrie Swasakti menunggak pajak hingga Rp 8,8 miliar. (Baca: Epiwalk Milik Bakrie Menunggak Pajak Rp 8,8 M)

    Menurut Mardiasmo, tak semua penunggak pajak merupakan warga negara Indonesia. "Ada sebagian warga negara asing," ujar dia. Kalau tak kunjung membayar pajak, Mardiasmo menyebut warga asing itu tak bisa pulang ke negaranya.

    MUHAMAD RIZKI

    Terpopuler:
    Tiket Kereta Api Dipalsu, Ini Modus Pelaku
    Alasan Rini Soemarno Pilih Sofyan Basir Pimpin PLN
    Balik ke Beras Lokal, Sehat dan Berdaulat
    Cara Sofyan Basir Danai Listrik 35 Ribu Megawatt


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.