Alex Sinaga Resmi Pimpin Telkom  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Telkom Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    Telkom Indonesia. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk mengumumkan Alex Janangkih Sinaga sebagai direktur utama. Pengangkatan mantan Direktur Utama Telkomsel tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa, Jumat, 19 November 2014.

    "RUPSLB menyetujui Bapak Alex Sinaga sebagai direktur utama," kata juru bicara Telkom, Arif Prabowo, seusai rapat di Pacific Place Ritz-Carlton, Jakarta. Selain jajaran direksi, Telkom juga mengganti komisaris utama. Komisaris utama sebelumnya, Jusman Sjafii, digantikan oleh ekonom Hendri Saparini. (Baca: Bos Baru Telkom Ditentukan Hari Ini)

    Arif menuturkan susunan baru direksi Telkom di bawah Alex beranggotakan Indra Utoyo, Abdus Somad Arief, Heri Sunaryadi, Herdy Rosadi, Dian Rachmawan, Honesti Basyir, dan Muhammad Awaludin. Adapun jajaran komisaris di bawah Hendri, antara lain, diisi Dolfie Othniel, Imam Aprianto Putro, dan Hadiyanto. "Untuk komisaris independen ada Parikesit Suprapto, Johny Swandi, serta Virano," katanya.‎

    Alex sendiri ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Telkomsel sejak 2012. Sebelumnya, dia menduduki posisi Presiden Direktur PT Multimedia Nusantara--anak usaha Telkom--sejak 2007.‎ (Baca: Rini Setor Tiga Nama Kandidat Dirut Pertamin)

    ‎Jabatan lain yang pernah diemban pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, tersebut antara lain General Manager of Telkom West Jakarta, Senior Manager of Performance 2nd Regional Division Telkom, Head of Fixed Wireles Network Division Telkom, Head of Enterprise Service Division Telkom, dan Presiden Komisaris PT Sigma Cipta Caraka.

    FAIZ NASHRILLAH‎

    Terpopuler
    Dihujat FPI Soal Natal, Jokowi Dibela Ketua NU
    Pilot Dimaki Dhani, Garuda: Baru Pertama Terjadi
    Soal Natal, FPI Anggap Presiden Jokowi Murtad 
    Ketua PBNU: Ucapan 'Selamat Natal' Tak Haram  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.