Rupiah Jeblok, SBY Bela Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SBY dan Jokowi. AP/Mark Baker

    SBY dan Jokowi. AP/Mark Baker

    TEMPO.CO, Jakarta - Susilo Bambang Yudhoyono meminta rakyat tak menyalahkan Presiden Joko Widodo atas jebloknya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. SBY berpesan agar rakyat memberi kesempatan kepada Jokowi untuk mengurus masalah ini. "Beri Pak Jokowi kesempatan & berikan pula dukungan untuk atasi masalah ini," cuit SBY.

    SBY menyatakan selalu optimistis masalah ini dapat diatasi oleh pemerintah Jokowi. Masa depan perekonomian Indonesia jangka panjang juga tetap cerah, pertumbuhan bakal meningkat yang ditopang dengan membaiknya investasi dan perdagangan. "Saya selalu sampaikan optimisme: Presiden Jokowi & pemerintahannya akan bisa mengatasi tantangan ekonomi di tahun-tahun sulit ini," kata SBY. (Baca : Beda Cara Jokowi dan SBY Meredam Rupiah Jeblok)

    Rakyat, kata SBY, diminta jangan panik meski kurs rupiah terhadap dolar AS melemah. Pasar juga disarankan tak terlalu cemas. "Yang penting dengan sense of crisis yang dimiliki, Presiden & pemerintah segera menentukan solusi, policy response & aksi nyata yang jitu," ujar SBY. (Baca : Rupiah Jeblok, SBY Curhat di Twitter)

    SBY menyatakan pula agar pemerintah saat ini segera mengambil langkah-langkah cepat dan tepat. SBY juga meminta agar tak disalahkan. "Tentu saja, pemerintah tak perlu gemar menyalahkan pihak lain. Sejak 20 Oktober 2014, tugas saya sudah di tangannya," kata SBY.

    Dalam beberapa waktu terakhir, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat melemah hingga mendekati 13.000. Pada penutupan perdagangan kemarin, kurs rupiah kembali menguat pada level 12.667 per dolar AS.

    TIKA PRIMANDARI

    Berita Terpopuler
    Imam Prasodjo Ucapkan Innalillahi... pada KPK
    Gara-gara Ahok, Pengusaha Rugi Rp 190 Triliun
    Ini Daftar Peneliti Paling Luar Biasa Indonesia
    Begini Pembubaran Nonton Film Senyap di AJI Yogya
    Ah Poong Sentul Bogor Disegel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.