Cara Menteri Susi Cetak Nakhoda Unggul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan) meninjau tempat penyimpanan kapal sitaan di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak,  Kalimantan Barat, 15 November 2014. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kanan) meninjau tempat penyimpanan kapal sitaan di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, Kalimantan Barat, 15 November 2014. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali membuat terobosan. Kali ini, Menteri Susi mengutarakan niatnya mencetak nakhoda unggulan untuk mengoperasikan kapal-kapal ikan.

    Menurut Susi, Indonesia punya satu daerah yang bisa menghasilkan nakhoda unggulan, yakni Kabupaten Sinjai di Sulawesi Selatan. Susi mengatakan banyak nakhoda kapal asal Sinjai yang berkiprah di luar negeri. (Baca: Menteri Susi: Nggak Kena Air Laut, Nggak Hidup)

    "Nakhoda kita di luar negeri banyak yang berasal dari Sinjai," kata Susi dalam seminar Jaya Giri Jaya Bahari di Bentara Budaya, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2014.

    Karena itu, Susi menyatakan telah meminta Bupati Sinjai untuk mencari calon nakhoda kapal yang akan dididik dan diberi beasiswa. Tak tanggung-tanggung, Susi juga berniat mengirim semua calon nakhoda Indonesia, termasuk yang berasal dari Sinjai, untuk bersekolah di luar negeri. (Baca: Susi: Jangankan Cina, Amerika pun Kita Lawan)

    "Saya sudah minta dicarikan 100 calon nakhoda per tahun yang akan dididik dan disekolahkan di luar negeri," ujar Susi.

    Susi yakin cara tersebut dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dengan negara lain. Nantinya, kata Susi, kapal-kapal ikan besar yang beroperasi di Indonesia tidak lagi diawaki oleh orang asing. "Kalau mau ambil alih kapal, kita perlu pelaut ulung," kata Susi.

    DEVY ERNIS

    Berita Terpopuler
    Ahok Umrahkan Marbot, Ini Reaksi FPI 
    Beda Gaya Jokowi dan SBY di Sebatik 
    Wajah Ical Lenyap dari Markas Golkar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Menetapkan Jokowi Widodo - Ma'ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

    Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Inilah komposisi perolehan suara.