Busyro: Menteri Susi Adalah Siti Hajar Abad Ke-21

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri KKP Susi Pudjiastuti menaiki sepeda motor dalam kunjungan kerja di Tj. Batu-Berau, Kalimantan Timur, 16 November 2014. Facebook.com

    Menteri KKP Susi Pudjiastuti menaiki sepeda motor dalam kunjungan kerja di Tj. Batu-Berau, Kalimantan Timur, 16 November 2014. Facebook.com

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas berkali-kali memuji Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Yogyakarta, Rabu, 10 Desember 2014. "Bu Susi ini seperti Siti Hajar abad ke-21," kata Busyro dalam dialog berjudul "Saya Perempuan Antikorupsi" di Hotel Grand Tjokro, Yogyakarta.

    Busyro mengibaratkan Susi sebagai Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim yang menjadi gambaran sosok wanita tangguh. Busyro menilai Susi sebagai perempuan kuat karena sukses merintis dan menjalankan berbagai bisnis sebelum kemudian ditunjuk menjadi menteri. (Baca: Susi Cuma Lulus SMP, JK: Yang Penting Kebijakannya)

    Kini, ujar Busyro, Susi kerap membuat kebijakan yang berani. Dengan pendidikan formal sekolah menengah pertama, Busyro menilai Susi sebagai sosok yang luar biasa karena bisa memimpin orang yang berpendidikan lebih tinggi. "Beliau juga sendirian pontang-panting, ngalor-ngidul, ngetan-ngulon, seperti Siti Hajar yang memperjuangkan air untuk anaknya yang menangis," tuturnya. (Baca: Menteri Susi Bentuk Satgas Antimaling Ikan)

    Menurut Busyro, strata pendidikan tidak menghalangi Susi berprestasi. Susi, tutur dia, termasuk pengusaha mandir, karena bisnisnya tidak bergantung pada patron tertentu. "Apalagi dengan cara membeli lisensi-lisensi. Itu semua orang bisa," kata Busyro.

    PRIBADI WICAKSONO

    Berita Terpopuler
    'Yang Konflik Golkar, Kok, yang Bicara Gerindra' 
    Ruhut: SBY Tahu Rencana 'Pengkhianatan' Golkar 
    Dapat Banyak Tekanan, Ical Halalkan Segala Cara



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.