Asing Jual Saham, IHSG di Zona Merah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung tengah memperhatikan pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Desember 2014. Tempo/Tony Hartawan

    Pengunjung tengah memperhatikan pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Desember 2014. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan jual investor asing terhadap saham-saham berkapitalisasi besar membuat indeks melanjutkan koreksi.

    Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan siang ini ditutup melemah 8,67 poin (0,17 persen) ke level 5.135,33. Saham yang berpindah tangan sebanyak 3,4 miliar lembar saham senilai Rp 2,1 triliun. Asing mencatat penjualan bersih Rp 291 miliar.

    Analis dari PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, mengatakan sentimen negatif di bursa regional ditambah merosotnya harga minyak dunia menjadi penyebab lemahnya IHSG. "Sinyal jelek dari bursa Asia mendorong pelaku pasar, khususnya investor asing, menjual saham," katanya.

    Turunnya harga minyak dunia tidak hanya berdampak pada pelemahan nilai tukar mata uang terhadap dolar Amerika Serikat, tapi juga berimbas pada aset-aset keuangan di pasar berkembang, termasuk saham di Bursa Efek Indonesia.

    Menurut Satrio, investor asing saat ini sedang dalam posisi net sell, sehingga tren IHSG masih akan terus melemah. Pasalnya, saham-saham jualan asing adalah saham-saham penggerak IHSG, seperti Bank BRI (BBRI), Astra Internasional (ASII), atau Semen Indonesia (SMGR).

    Ia menyarankan investor untuk bersabar dan menunggu tren bearish IHSG mereda. Bila indeks sudah mencapai level support 5.088 dan ada sinyal berbalik arah, investor bisa kembali masuk ke pasar. "Utamakan beli saham-saham blue chip yang harganya mulai turun," ujar Satrio.

    Bursa Asia cenderung melemah hingga pukul 12.45 WIB. Indeks Nikkei 225 melemah 0,61 persen, indeks Hang Seng merosot 0,92 persen, indeks KOSPI Korea menyusut 0,3 persen, dan bursa Malaysia melemah 0,21 persen.

    PDAT | M. AZHAR

    Topik terhangat:
    Golkar Pecah
    | Wakil Ahok | Kasus Munir | Interpelasi Jokowi

    Berita terpopuler lainnya:
    Jokowi Tolak Sahkan Golkar Kubu Ical dan Agung 

    Golkar Hengkang dari Koalisi Prabowo 

    Golkar Hancur, Ical dan Agung, Siapa Arang dan Abu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.