Kunjungi Cina, SBY Sibuk Foto Selfie  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono berselfie bersama Ani Yudhoyono. facebook.com

    Mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono berselfie bersama Ani Yudhoyono. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengunggah foto selfie saat melawat ke Cina melalui akun Twitter pribadinya, @SBYudhoyono. SBY mengunjungi Negeri Tirai Bambu sejak Jumat lalu, 5 Desember 2014.

    Pada salah foto yang diunggah ke akunnya, SBY menyempatkan diri mengambil foto selfie menggunakan tongsis bersama belasan orang dalam rombongan. Selain bersama Ani Yudhoyono, tampak juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dalam rombongan itu. Berdasarkan caption foto yang dipamerkannya, SBY tengah menikmati keindahan panorama Kota Chongqing setelah menghadiri World Chinese Economic Forum (WCEF).

    SBY melakukan lawatan ke Negeri Tirai Bambu untuk menghadiri undangan World Chinese Economic Forum di Chongqing, Cina. Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 400 tokoh dari 20 negara.

    Presiden keenam Republik Indonesia itu menyampaikan pengalamannya membangun kemitraan dengan Negeri Cina, sekaligus memperjuangkan kesetaraan hak etnis Cina di Indonesia. Dalam pidatonya, SBY menyampaikan pentingnya multi-kulturalisme serta persamaan hak bagi seluruh masyarakat.

    Pada forum itu, SBY menerima penghargaan The Benevolent Leadership Award. Penghargaan ini diberikan karena ia dinilai berhasil membawa Indonesia pada kemajuan, baik di dalam negeri maupun posisinya di dunia internasional.

    NURIMAN JAYABUANA

    Berita terpopuler:
    'Sikap SBY Jadi Akar Masalah Perpu Pilkada'
    Yorrys: Lama Munas Tandingan Golkar Bisa Ditambah
    Alasan Kubu Agung Laksono Percepat Munas Golkar
    Yorrys: Ada 384 DPD di Munas Tandingan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.