Dirut PLN: Siap! 2015, Indonesia Terang-Benderang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Nur Pamudji. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Direktur Utama PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Nur Pamudji. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seusai rapat koordinasi dengan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyatakan tengah mengusahakan realisasi program listrik 35.000 megawatt yang digagas pemerintah. 

    "Siap! 2015 Indonesia akan terang benderang," katanya di kantor Kementerian Keuangan, Rabu, 4 Desember 2015. (Lihat pula: Jokowi-JK Jamin Elektrifikasi Bakal 99 Persen)

    Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan siap mengurusi program penyediaan listrik 35.000 MW selama lima tahun masa kerja. Dengan kerja sama antar-kementerian terkait, pemerintah sudah mulai memetakan masalah yang ada. "Ada beberapa masalah tanah untuk pembangunan power plant yang harus diselesaikan," ujarnya. (Baca juga: Ratusan Bendungan Akan Dibikin PLTA)

    Saat ini, bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang serta serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian BUMN  mulai mengerucutkan daerah mana yang akan diurusi dan mana yang masih bermasalah.

    Kementerian BUMN, menurut Rini, juga diminta Menkeu untuk membeli hak kepemilikan tanah di beberapa tempat guna memperlancar program ini. Namun hal tersebut sulit dilakukan apabila belum ada pemetaan jalur daerah yang jelas dari Kementerian Agraria.

    "Kita butuh ribuan hektare. Saya rasa ada tambahan juga, ya, di Sumatera, Kalimantan, juga daerah timur. PLN akan mendetailkan lagi," tuturnya.


    URSULA FLORENE SONIA

    Terpopuler
    Gubernur FPI Ngarep Sumbangan Warga
    Gubernur FPI Siap Duel dengan Nikita Mirzani
    Cerita Ahok tentang Hantu dan Setan Buta Huruf
    Menteri Susi Tak Bantah Nilai Perusahaannya Rp 1 T
    Fosil 'Kingkong Jawa' Ditemukan di Tegal

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.