Indofarma Akan Jual 20 Persen Saham Anak Usaha

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pekerja di pabrik obat PT Indofarma (persero) Cibitung, Bekasi, Selasa (10/04). PT Indofarma akan melakukan investasi sebesar Rp 100 milliar untuk mengembangkan produksi generik dan herbal dan memenuhi kebutuhan bahan baku yang saat ini 90% masih Impor. TEMPO/Dasril Roszandi

    Aktivitas pekerja di pabrik obat PT Indofarma (persero) Cibitung, Bekasi, Selasa (10/04). PT Indofarma akan melakukan investasi sebesar Rp 100 milliar untuk mengembangkan produksi generik dan herbal dan memenuhi kebutuhan bahan baku yang saat ini 90% masih Impor. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan Farmasi pelat merah, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF), berencana menjual 20 persen saham anak usahanya, PT Indofarma Global Medika (IGM). Langkah itu dilakukan untuk mendapatkan dana segar guna melunasi utang perseroan.

    Direktur Utama Indofarma Arif Budiman mengatakan saat ini sudah ada satu calon investor dari Malaysia yang sudah menyatakan ketertarikannya. “Diperkirakan harga jualnya mencapai US$ 20 juta,” kata Arif, ditemui saat melakukan konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2014. (Baca: Wah, Indonesia Krisis Radioisotop Medis)

    Selain investor dari Malaysia, sebelumnya juga ada investor dari Korea Selatan yang menyatakan tertarik. Namun saat masa penjajakan, investor asal Korea Selatan mengundurkan diri.

    PT IGM merupakan anak perusahaan yang sahamnya sebesar 99,99 persen dimiliki oleh Indofarma. Perusahaan ini bergerak di bidang perdagangan dan distribusi obat, alat kesehatan, diagnostik, dan hospital furniture. Selain itu, bidang usaha perusahaan ini adalah melakukan kerja sama operasi Laboratorium Rumah Sakit terpadu. (Lihat juga: Jaminan Kesehatan Nasional Belum Dipahami)

    Indofarma mencatatkan penurunan kerugian dari Rp 61,16 miliar pada kuartal III 2013 menjadi Rp 35,67 miliar pada kuartal III tahun ini.

    Menurut Arif, Indofarma telah menandatangani perjanjian rahasia atau non-disclosure agreement dengan PT Mandiri Sekuritas untuk melancarkan saham penjualan anak usaha ini. Saat ditanya kapan aksi korporasi ini akan dilakukan, Arif enggan menyebutkannya. “Kami menyerahkan sepenuhnya pada Mandiri Sekuritas,” katanya.

    FAIZ NASHRILLAH

    Terpopuler:
    Risiko jika Jokowi Tenggelamkan Kapal Ilegal
    Ini Nama-nama Direksi Baru Pertamina
    Empat Poin Penting Aturan Baru Menteri Susi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?