Pertamina Segera Kelola Blok Mahakam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rig Raissa TN - C414 di Ladang Gas Tunu Blok Mahakam di lepas pantai Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, (11/11). Tempo/Firman Hidayat

    Rig Raissa TN - C414 di Ladang Gas Tunu Blok Mahakam di lepas pantai Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, (11/11). Tempo/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Unit Pengendali Kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Widhyawan Prawiraatmaja mengatakan Kementerian akan memberikan hak pengelolaan ladang minyak Blok Mahakam ke PT Pertamina (Persero). "Ini kita beri ke Pertamina. Silakan optimalkan untuk kepentingan negara," katanya di kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi di Jakarta, Jumat, 21 November 2014.

    Saat ini Widhyawan bertugas meninjau ulang 19 kontrak blok Migas yang sudah habis dan akan habis dalam dua-tiga tahun mendatang. Mahakam merupakan salah satu blok yang ditinjau ulang oleh Widyawan bersama timnya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (Baca:Begini, Sinyal Menteri Sudirman Soal Blok Mahakam )

    Menurut Widhyawan, kontrak resmi Blok Mahakam ke Pertamina akan segera diteken oleh Menteri Energi Sudirman Said. Nantinya, kata Widyawan, Pertamina akan mendapat saham mayoritas di Mahakam. Pemerintah juga mengharuskan Pertamina menjadi operator di Mahakam. "Pertamina harus operator dan mayoritas," katanya.

    Menurut Widyawan, Kementerian kini masih menunggu skema pengelolaan yang diajukan Pertamina. Badan usaha milik negara itu disebut bisa menggandeng pihak lain untuk mengelola Mahakam. Namun, berdasarkan asas keadilan, kata Widyawan, pihak yang diajak Pertamina itu harus operator Mahakam sebelumnya. "Enggak boleh selain Total E&P." (Baca:Karyawan Pertamina Lelah Bicarakan Blok Mahakam)

    Pemerintah, kata Widyawan, juga membuka kemungkinan Pertamina bisa menjadi operator tunggal Mahakam. Syaratnya, Pertamina harus bisa meyakinkan pemerintah bahwa pengelolaan akan dilakukan untuk kepentingan negara.

    KHAIRUL ANAM

    Terpopuler
    Deklarasi KMP: Turunkan Jokowi, Ganti Prabowo
    Alasan Jokowi Pakai Pesawat Ekonomi ke Wisuda Anak
    Begini Jawaban Jokowi Atas Upaya Interpelasi DPR
    3 Dosa Jokowi Saat Pilih Jaksa Agung Prasetyo 
    Aburizal: Koalisi Prabowo Pastikan Interpelasi BBM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.