BBM Naik, Risma Akan Subsidi Angkot Surabaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tri Rismaharini. TEMPO/Fully Syafi

    Tri Rismaharini. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya mempersiapkan subsidi untuk angkutan kota. Subsidi akan dianggarkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2015. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi sebesar Rp 2.000 memang memukul sektor transportasi.

    "Untuk sektor rentan, sudah saya siapkan bantuan subsidi BBM," kata Risma kepada wartawan di kantornya, Kamis, 20 November 2014.

    Risma berharap pengusaha angkutan kota tidak lebih dulu menaikkan tarif karena hanya akan semakin membebani masyarakat. Ia akan mengatasi masalah yang timbul dengan memberi subsidi bagi angkutan kota.

    Pemerintah Surabaya sudah memasukkan perubahan anggaran dalam PAK APBD 2015. Hanya, perubahan ini tidak didasari oleh kenaikan harga BBM bersubsidi yang berlaku mulai 18 November 2014. (Baca: Harga BBM Naik, Ini Skenario Nasib Jokowi)

    Nantinya, kata Risma, pemerintah Surabaya akan memberikan bantuan BBM kepada angkutan kota sembari mempersiapkan pembangunan angkutan massal berupa trem dan monorel. Hal ini juga akan dia bicarakan dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam kunjungan mantan bos PT Kereta Api Indonesia itu ke Surabaya, Ahad, 23 November mendatang.

    Risma mengatakan sudah memberikan subsidi BBM rutin kepada para nelayan. Subsidi tersebut sebesar 50 persen dari kebutuhan bahan bakar yang dipakai nelayan untuk melaut. (Baca: Harga BBM Naik, Jatah Raskin Akan Ditambah)

    AGITA SUKMA LISTYANTI

    Terpopuler
    Kronologi Baku Tembak TNI Vs Polri di Batam
    Bentrok TNI Vs Polri, Satu Tentara Dibawa ke UGD  
    Besok, Seribu Mahasiswa Kepung Istana  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.