Menteri Hanif Usulkan Insentif untuk Buruh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mendesak para pengusaha untuk memberikan intensif tambahan kepada buruh berupa tunjangan makan dan transportasi tambahan. Hal ini menjadi bentuk kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang ditetapkan pemerintah.

    "Ini menjadi solusi bersama untuk menekan pengeluaran pekerja," kata Hanif melalui keterangan tertulis, Selasa, 18 November 2014. (Baca: BBM Naik, Buruh Yogya Desak Upah Minimum direvisi)

    Hanif menyarankan pengusaha dan pekerja untuk berdialog untuk menyelesaikan masalah yang timbul pasca-kenaikan harga BBM. Meski demikian, Hanif mengakui dampak kenaikan harga BBM juga dirasakan oleh para pengusaha.

    Selain mengimbau pengusaha, Hanif juga meminta pemerintah daerah untuk memberikan bantuan sosial kepada para pekerja dengan mengalokasikan anggaran perumahan dan transportasi. "Intinya sumbangan yang dapat menekan pengeluaran pekerja," ujarnya. (Baca juga: Upah Naik, Produktivitas Buruh Masih Rendah)

    Di tengah sulitnya kondisi bisnis pasca-kenaikan harga BBM, Hanif meminta pengusaha dan pekerja untuk tetap menjaga hubungan industrial agar tetap kondusif. "Kami harap kenaikan BBM tidak berpengaruh terhadap proses produksi dan menganggu kinerja perusahaan serta produktivitas kerja," katanya.

    TRI SUSANTO SETIAWAN

    Berita Terpopuler
    Islah DPR, Pramono Anung Sindir Fadli Zon
    Fahri Hamzah Ingin DPR Tetap Berkelahi
    Ahok Didoakan Jadi Mualaf di Muktamar Muhammadiyah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.