Susun Panitia Lelang, ESDM Minta Saran Akademikus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus melanjutkan proses persiapan lelang jabatan level eselon I. Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Teguh Pamudji, saat ini proses persiapan memasuki tahap penyusunan keanggotan panitia seleksi.

    "Kami sedang menyusun keanggotan panitia seleksi dengan meminta pendapat dari stakeholder dan kalangan akademikus," kata Teguh saat ditemui di Kementerian Energi, Senin, 17 November 2014.

    Menurut Teguh, masukan untuk proses keanggotaan panitia seleksi ini penting dilakukan. Sebab, lelang ini dilaksanakan terbuka, sehingga semua orang bisa mendaftar. "Tentunya, perlu mencari orang yang memenuhi syarat, baik administratif maupun teknis," ujarnya.

    Teguh belum bisa memastikan berapa banyak tahapan yang akan dilakukan dalam kegiatan lelang jabatan ini. Namun, menurut dia, proses lelang bisa memakan waktu hingga tiga bulan, mulai sosialisasi, seleksi, fit and proper test, hingga pengumuman pejabat terpilih.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said sebelumnya menuturkan ide lelang jabatan ini muncul dari para eselon I. Ia berpendapat, usulan ini baik untuk direalisasikan. "Artinya, ada keinginan untuk menumbuhkan suasana yang baru untuk menempatkan orang-orang terbaik dan profesional," katanya.

    AYU PRIMA SANDI


    Terpopuler
    Kata Romo Benny Soal Muslim AS yang Salat di Katedral
    SBY Minta Kader Demokrat Loyal ke Jokowi
    Pertama Kali, Muslim Amerika Jumatan di Katedral 
    Menteri Susi Akui Dipilih Jokowi karena Gila  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.