Tutupi Tato, Menteri Susi Pakai Rok Panjang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nadine Kaiser, mencium ibunya Susi Pudjiastuti yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Facebook.com

    Nadine Kaiser, mencium ibunya Susi Pudjiastuti yang menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Susi Pudjiastuti mengaku penampilannya harus berubah drastis semenjak menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan. Sejak dilantik Presiden Joko Widodo menjadi menteri pada 27 Oktober 2014, Susi mengaku harus sering mengenakan rok panjang. (Baca: Menteri Susi Disemprot Nelayan)

    Penampilan Susi ini sangat berbeda ketika masih menjabat CEO perusahaan eksportir ikan dan penerbangan yang kerap memakai baju sesuka hati ketimbang saat menjadi menteri Jokowi. "Sekarang harus pakai rok panjang untuk menutupi tato di kaki gue,” ujar Susi ketika wawancara dengan majalah Tempo, pekan lalu. (Baca: Duta Besar Amerika untuk Indonesia Temui Susi Pudjiastuti)

    Di kaki kanan Susi terdapat tato bergambar burung api yang dibuatnya ketika berusia 27 tahun. Susi tak peduli pada orang-orang yang meributkan tatonya. Menteri Susi berfokus pada pekerjaannya, yakni menangani masalah penangkapan ikan ilegal dan kesejahteraan nelayan. (Baca: Jadi Menteri, Susi Sumbangkan Gaji untuk Nelayan)

    Selain harus memakai rok panjang untuk menutupi tato, Susi sekarang juga harus memakai bedak setiap hari. “Dulu acara yang menuntut saya berdandan tiga tahun sekali, sekarang sering ada acara. Sekarang pakai bedak setiap hari, ha-ha-ha,” ujarnya. (Baca juga: Menteri Susi: Saya Beruntung DPR Kisruh

    TIM TEMPO | LINDA TRIANITA


    Baca Berita Terpopuler
    Jokowi Kenalkan Blusukan di Forum G-20
    Kasus Shabu Unhas, Nilam Dikenal Temperamental
    Sarwono: Ada Calon Ketum Golkar yang Pro-Jokowi
    Relawan Jokowi Kritik Kebijakan Menteri ESDM
    Selain SBY, Ical dan Prabowo 'Korban' Timothy


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.