Fadel: Jokowi Jangan Gegabah Naikkan Harga BBM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fadel Muhammad. ANTARA/ Ujang Zaelani

    Fadel Muhammad. ANTARA/ Ujang Zaelani

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Partai Golongan Karya Fadel Muhammad meminta Presiden Joko Widodo tidak segera menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Menurut Fadel, menaikkan harga BBM berdampak besar pada situasi ekonomi masyarakat.

    "Jadi, kenaikan tersebut masih memerlukan waktu. Persiapannya harus baik," kata Fadel di kantor Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu, 15 November 2014. (Baca: JK: Kenaikan Harga BBM Harus Lebih Cepat

    Fadel, yang juga Ketua Komisi Keuangan, menyatakan belum ada anggaran untuk mengatasi gejolak sosial jika ada kenaikan harga BBM. Karena itu, Fadel mendesak Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran penyanggah terlebih dulu.

    "Agar kenaikan harga BBM disiapkan dengan baik, jadi disiapkan bantalan supaya tidak menambah warga miskin," ujar bekas Menteri Kelautan dan Perikanan itu. (Baca: Pemerintah Hati-hati Naikan Harga BBM)

    Jokowi berencana menaikkan harga BBM pada November ini, tapi belum ditetapkan tanggal pastinya. Adapun alasan kenaikan adalah, selama lima tahun terakhir, pembangunan infrastruktur dan kesehatan sangat minim akibat uang negara lebih banyak dipakai untuk subsidi BBM.

    SINGGIH SOARES


    Baca Berita Terpopuler
    Di Mimbar Masjid, Pria Ini Pimpin Doa Tolak Ahok
    Ahok Akan Dilantik, FPI: Itu di Tangan Tuhan
    Unhas Geger, Guru Besar dan Mahasiswi Nyabu
    Tertangkap Nyabu, Ini Pembelaan Guru Besar Unhas
    G20, Sofyan Djalil Tak Setuju Usulan Menteri Susi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.