Garuda Indonesia dan BNI Gelar Pameran Travel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menggelar “Garuda Indonesia-BNI Travel Experience 2014” pada 13-16 November 2014 di Main Atrium Mall Gandaria City, Jakarta.

    Ini merupakan travel fair yang bertujuan memenuhi tingginya minat dan permintaan masyarakat pada akhir tahun untuk mendapatkan informasi mengenai daerah tujuan wisata terbaik di dalam maupun luar negeri. Juga, memfasilitasi para pelancong dan masyarakat untuk mendapatkan harga tiket serta paket wisata yang menarik dengan harga terjangkau.

    Travel fair ini melengkapi kesuksesan “Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2014” yang dilaksanakan pada April dan September 2014 lalu.

    Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer mengatakan, setiap akhir tahun seperti ini, minat dan permintaan masyarakat untuk melakukan aktivitas liburan semakin tinggi. Untuk itu pihaknya berupaya memenuhi permintaan seluruh masyarakat dengan menggelar travel fair. “Aktivitas liburan, baik liburan hari raya Natal dan tahun baru, cukup tinggi pada akhir tahun ini,” kata Erik. (Baca: Garuda Indonesia Travel Fair 2014 Raup 223 Miliar)

    Ia mengatakan, untuk mempermudah masyarakat melakukan perjalanan wisata serta untuk menggairahkan dunia pariwisata Indonesia, maka Garuda Indonesia akan semakin sering melaksanakan kegiatan seperti ini. ”Travel fair empat hari ini target penjualan sebesar Rp 15 miliar dengan target pengunjung sebanyak 10 ribu pengunjung,” ujar Erik.

    Direktur Konsumer & Retail BNI Darmadi Sutanto mengatakan, dengan kesuksesan GATF 2014, setiap pengunjung akan berkesempatan untuk mendapatkan tiket-tiket penerbangan, baik destinasi domestik maupun internasional, dengan harga yang sangat atraktif.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Keluhan Bos Alibaba, Jadi Kaya Itu Menyakitkan!
    Relevansi dan Manfaat Keberadaan G20 Dipertanyakan 
    Kalla: Proyek Tol Laut Itu Bukan seperti di Bali 
    Jokowi Ajak Selandia Baru Investasi Bidang Listrik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.