Jokowi Ajak Selandia Baru Investasi Bidang Listrik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT. Geo Dipa Energi di Dieng terlihat dari atas, Rabu (1/2). TEMPO/Aris Andrianto

    Pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT. Geo Dipa Energi di Dieng terlihat dari atas, Rabu (1/2). TEMPO/Aris Andrianto

    TEMPO.CO, Nay Pyi Taw - Presiden Joko Widodo berharap Indonesia bisa bekerja sama dengan Selandia Baru dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal power plant). Harapan ini disampaikan Jokowi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru John Key di tegah mengikuti KTT Asean di Myanmar.

    "Hubungan antara Indonesia dan Selandia Baru akan bagus bila hubungan ekonomi dan investasi dapat dilakukan dalam bentuk yang konkret, misalnya pembangkit listrik tenaga panas bumi yang kini menjadi fokus bagi Selandia Baru," kata Jokowi  Kamis, 13 November 2014. (Baca: Temui Ban Ki-moon, Jokowi Bahas Palestina dan ISIS)

    Jokowi berharap Selandia Baru dapat segera melakukan investasi pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia. Jokowi menilai Selandia Baru memiliki pengalaman yang lebih dari cukup dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi.

    "Kita sangat senang bila Selandia Baru dapat mengembangkan dan memperluas investasi di bidang ini. Kita tentunya akan membantu jika ada masalah di lapangan," kata Jokowi. (Baca: Presentasi Jokowi di APEC Memukau, Apa Resepnya ?)

    Pertemuan dengan John Key berlangsung tertutup. Jokowi didampingi beberapa menteri, yaitu Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

    ANANDA TERESIA
    Terpopuler:
    Rizieq: Dia Ajak Berunding, Kami Mau Ahok Turun
    Larangan Sepeda Motor di Jakarta Berlaku 24 Jam
    Fahrurrozi Janji Tak Lempari Ahok dengan Batu dan Telur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?