BBM Naik, Gubernur BI: Dampaknya Hanya Sebulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur BI Agus DW Martowardojo, resmikan penerbitan uang NKRI pecahan seratus ribu rupiah di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 18 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Gubernur BI Agus DW Martowardojo, resmikan penerbitan uang NKRI pecahan seratus ribu rupiah di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 18 Agustus 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyambut positif rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Menurut Agus, dampaknya terhadap inflasi hanya akan terasa dalam jangka waktu pendek.  

    “Dampaknya akan oneoff (inflasi tinggi di satu bulan pertama). Tiga bulan setelahnya, kita akan normal lagi," kata Agus seusai rapat di kantor Bank Indonesia wilayah Bandung, Selasa, 11 November 2014. (Baca: BBM Belum Naik, Harga Sayur Sudah Meroket)

    Karena itu, Agus berharap reformasi kebijakan subsidi bisa berkesinambungan. "Jangan setiap jangka waktu tertentu harus dibahas," ujarnya.

    Terkait dengan antisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan ada tiga persiapan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Pertama, melakukan penghematan BBM untuk memastikan tercukupinya kuota hingga akhir tahun. Langkah berikutnya akan ditempuh jika harga BBM bersubsidi naik, misalnya menjaga kenaikan tarif angkutan dalam kota tak lebih dari 30 persen. "Kami juga pastikan pasokan dan distribusi pangan terkendali," tutur Perry. (Baca: Analis: Kenaikan BBM Berdampak Hingga Akhir 2015)

    Langkah terakhir, kata Perry, adalah menyukseskan program penyaluran bantuan langsung tunai melalui e-payment. "Kami tak hanya memitigasi dampaknya terhadap inflasi, tapi juga terhadap kemiskinan.”

    Perry juga yakin kebijakan pengalihan subsidi BBM tersebut bakal menjadi stimulus fiskal dan mendorong investasi. Dua hal itu yang diharapkan akan memicu pendongkrak pertumbuhan ekonomi pada masa mendatang.

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita terpopuler:
    Menteri Susi Ternyata Pernah Jadi Buronan Polisi 
    Fadel Muhammad Minta Menteri Susi Stop Impor Garam 
    Bank Terapung BRI Bakal Melaut di Kepulauan Seribu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK, Tudingan Kubu Prabowo - Sandiaga soal Pilpres 2019

    Pada 16 Juni 2019, Tim kuasa hukum Prabowo - Sandiaga menyatakan mempersiapkan dokumen dan alat bukti soal sengketa Pilpres 2019 ke Sidang MK.