Bank Terapung BRI Bakal Melaut di Kepulauan Seribu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO , Surabaya - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) membangun bank terapung bernama Teras BRI Kapal. Kapal ini dibangun oleh PT Dumas Tanjung Perak Shipyard Surabaya dan menghabiskan dana Rp 13 miliar. (Baca: Jangkau Daerah Terpencil, BRI Bangun Bank Terapung).

    Menurut Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Suprajarto, Teras BRI Kapal akan beroperasi mulai Februari 2015. Kapal ini pertama kali akan dioperasikan di delapan pulau di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta. "Kami akan melakukan trial and error Teras BRI Kapal di Kepulauan Seribu," kata Suprajarto di Galangan Kapal PT Dumas, Senin, 10 November 2014.

    Suprajarto mengatakan Kepulauan Seribu dipilih sebagai wilayah pertama yang disasar Teras BRI Kapal karena punya potensi ekonomi yang besar. Bank keliling ini melayani simpanan atau tabungan serta kredit atau pembiayaan. "Kami sudah punya perhitungan potensi bisnis yang bisa didapat di Kepulauan Seribu," ujar Suprijarto.

    Setelah Kepulauan Seribu, BRI akan mengoperasikan Teras BRI Kapal di Ternate Maluku, Bau-bau Sulawesi Tenggara, dan Tanjung Selor Kalimantan Utara. Suprajarto mengatakan Teras BRI Kapal akan melayani wilayah-wilayah tersebut pada tahun 2015. (Baca: Mengembangkan UMKM dengan Teras BRI).

    Teras BRI Kapal adalah kapal sepanjang 23 meter yang dilengkapi sarana perbankan. Saat ini proses pembangunannya baru memasuki tahap keel laying atau peletakan lunas. Direktur Utama PT Dumas Tanjung Perak Shipyard, Yance Gunawan, pembangunan kapal semacam ini memakan waktu sekitar delapan bulan.

    AISHA SHAIDRA

    Berita Terpopuler
    Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina 

    Jokowi Jadi Primadona di APEC 

    Jokowi Top jika Pidato Bahasa Indonesia di APEC




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.