Gas EMP Pasok 30,4 Persen Listrik Riau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tiang listrik. dailymail.co.uk

    Ilustrasi tiang listrik. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Perusahaan hulu minyak dan gas bumi Energi Mega Persada memasok gas untuk memenuhi sekitar 30,4 persen dari 500 megawatt (MW) total kebutuhan listrik di Provinsi Riau.

    Berdasarkan perjanjian jual beli gas, EMP melalui anak usahanya, yakni EMP Bentu Limited, memasok gas sebesar 30 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), setara listrik 140 MW kepada PT PLN (persero). Selain itu, EMP juga memasok gas sebesar 3 MMSCFD, setara listrik 12 MW, kepada Perusda Tuah Sekata di Kabupaten Pelalawan. (Baca: Solar Bersubsidi Dibatasi, Listrik Padam 12 Jam)

    "Dari total kebutuhan 500 MW, EMP mampu memenuhi sekitar 152 MW dengan memasok gas kepada PLN dan PD Tuah Sekata," kata Area Manager EMP Bentu Limited Arief Witjaksono, Jumat, 7 November 2014, di Pekanbaru. (Baca: Dapat Gas, PLTG Borang Beroperasi Kembali)

    Sedangkan untuk kebutuhan listrik di Kota Pekanbaru, ucap Arief, gas EMP Bentu Limited mampu memenuhi hampir 50 persen kebutuhan. Hal ini terlihat dari pasokan gas EMP Bentu kepada PLN sebesar sekitar 30 MMSCFD yang setara dengan listrik sebesar 140 MW. "Jika total kebutuhan listrik di Pekanbaru sebesar 300 MW, maka EMP mampu memenuhi sekitar 46,7 persen dari total kebutuhan tersebut," kata dia. (Baca: Krisis Listrik di Sumatera Utara, Ini Kata Menteri Rini)

    Juru bicara EMP Dahrul Hidayat mengatakan EMP berencana untuk menambah pasokan gas ke PLN. Dengan demikian, pasokan gas ke PLN dimungkinkan akan mampu memenuhi lebih dari 50 persen total kebutuhan listrik di Pekanbaru. (Baca: Beban Listrik Tinggi, Masyarakat Diminta Berhemat)

    RIYAN NOFITRA (RIAU)

    Terpopuler:
    Kronologi Penembakan di Rumah Amien Rais
    Yusril Ihza Kritik Tiga Kartu Jokowi
    Mendiang Manajer Cantik Ditemukan Nyaris Telanjang
    Motif Pembunuhan Manajer Cantik di Bekasi
    Dibilang Makan Gaji Buta, Fadli Zon Tantang Ruhut
    Duta Besar Ini Kesengsem dengan Menteri Susi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.