Menteri Jokowi Gelar Rapat, Bahas Harga BBM?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah SPBU di penuhi oleh warga yang akan membeli dan memenuhi tangki kendraannya di Hayam Muruk, Jakarta Barat, (21/6). Jelang Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi warga rela mengantri untuk mengisi BBM. TEMPO/Imam Sukamto

    Sebuah SPBU di penuhi oleh warga yang akan membeli dan memenuhi tangki kendraannya di Hayam Muruk, Jakarta Barat, (21/6). Jelang Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi warga rela mengantri untuk mengisi BBM. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri-menteri anggota Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo mendadak menggelar rapat di kantor Kementerian Keuangan, Jumat malam, 7 November 2014. Dalam agenda protokol, rapat ini digelar terkait dengan langkah-langkah pemerintah menjelang 2015.

    Namun kabar yang diterima awak media menyebutkan rapat tersebut akan membahas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Sejak pukul 18.30 WIB, datang berturut-turut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah A.A.G. Puspayoga, dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto. (Baca: Alasan Jokowi Berani Naikkan Harga BBM)

    Dalam jadwal yang tertera dalam dokumen salah satu Staf Hubungan Masyarakat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional tertera rapat akan dimulai pukul 19.00 WIB. Agendanya adalah sosialisasi anggaran dan persiapan menjelang 2015. (Baca: PKB Dukung Pemerintah Alihkan Subsidi BBM)

    Saat diminta konfirmasi, Menteri Riset Muhammad Nasir membantah jika rapat tersebut membahas kenaikan harga BBM dan pengumumannya. "Rapat ini membahas persiapan akhir tahun dan penyerapan anggaran 2014," kata dia. Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi mengenai keputusan dan hasil rapat tersebut. (Baca: BBM Belum Naik, Harga Sayur Sudah Meroket)

    TRI ARTINING PUTRI

    Berita Terpopuler
    Mendiang Manajer Cantik Ditemukan Nyaris Telanjang
    Yusril Ihza Kritik Tiga Kartu Jokowi
    Pengakuan Blakblakan Pembunuh Manajer Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.